Bukan Sekedar Singgah

Bukan Sekedar Singgah

  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 8, 2025
WpInfo
Non-Fiction
Sudah genap setahun perasaan ini tersimpan hanya untuk dia, seseorang yang akupun tidak tahu bagaimana kepribadiannya, apa yang dia sukai dan apa yang tidak dia sukai. aku tidak berani mengungkapkan perasaan ini, hanya memilih menyimpannya rapat-rapat. Namun, saat liburan akhir tahun itu membuat kita berdua lebih dekat, membuat ku mulai goyah kembali. Di tengah kedekatan yang manis tapi penuh teka-teki, aku justru mendapati diri ku kembali jatuh, di saat aku membutuskan untuk berhenti berharap dengan mu. Ini bukan sekadar kisah cinta, ini kisah tentang mencintai dalam diam dan perasaan yang terasa begitu nyata meski tak pernah benar-benar bisa dimiliki.
All Rights Reserved
#166
senior
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • F E E L I N G ✔✔✔ [Lanjut; Feeling 2]
  • Semu [Completed]
  • ABOUT ME & YOU [COMPLETED]
  • Random Story
  • CLOSER
  • CRUSH | SO JUNGHWAN ✅
  • ɢᴀᴅɪꜱ ᴘᴜᴊᴀᴀɴ ʜᴇᴀᴅᴘʀᴇꜰᴇᴄᴛ | ᴄ
  • Aku Jatuh dan Cinta
  • He is not My Best Friend (End)
  • Remember?

[ Noyaa Min ] Kemarin, kemarin, dan kemarin lagi, aku mencintai seseorang. Tetapi, hatiku salah memilih, dia memiliki pasangan yang mungkin tak dapat aku pisahkan, aku hanya akan menyakiti seseorang. Rasa ini terus aku pendam, tak akan pernah ada maksud untuk diungkapkan, rasanya salah sekali. Sungguh menyakitkan diam seperti ini, menyaksikan seseorang yang aku cintai bercanda gurau bersama dengan kekasihnya, temanku sendiri. Dia selalu menusuk hatiku dengan bunga setiap harinya, bukan soal cinta, tapi apa yang selalu ia katakan membuat aku jatuh cinta. Aku tak pantas bersamanya, apalagi memilikinya, pikiranku bilang pada hatiku 'bahwa dia terlalu sempurna' ini membuat aku berubah, sakit sekali. Sesekali aku menatapnya, gaya bicara yang selalu membuatku semangat, sempurna menurutku, ah-begitulah. Kembali, hatiku merasa bersalah saat aku melihat ia bersama kekasihnya yang datang tiba-tiba dan memeluknya dari belakang. Ah-aku selalu mengharapkan hal yang mustahil, semoga saja dia bisa menjadi milikku, tanpa aku harus menyakiti orang lain. Saat ini, aku masih saja menunggu, menunggu kapan ia bisa aku miliki, seutuhnya. _____________________✷______________________ [ Feeling ]

More details
WpActionLinkContent Guidelines