Mirat

Mirat

  • WpView
    Reads 4,402
  • WpVote
    Votes 278
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 24, 2026
[R-17] [Disturbing Content] Malam, semua. Bertemu lagi dengan Kaga Kukila, seekor pungguk yang senantiasa bertengger di layar gawai kalian untuk menghibur seraya merindukan bulan. Tentunya, stream ini ada berkat dukungan dari sponsor kita yang istimewa, Mirat. Sebotol kosmetik, secanggih operasi plastik. Mudah, murah, dan cocok untuk segala jenis kulit dan bentuk wajah. Mirat, losion para malaikat. *** Di Metro Lumina, kecantikan adalah candu. Bukan warga lokal kalau belum pernah melakukan terapi gen, rekonstruksi wajah, atau memasang implan. Namun, candu itulah yang banyak menghancurkan harapan dan menjerumuskan orang-orang; termasuk seleb virtual yang baru naik daun seperti Elita. Mengembalikan wajah yang rusak tidaklah murah. Sebagai kakak, Jon Marlo hanyalah mantan tentara, kurir, dan penerima bantuan. Opsinya antara mengantar paket berisiko tinggi dengan upah tak menentu, atau kembali mengangkat senjata; menumpas serangkaian perampokan prosesor di balik wajah industri virtual yang manis, kelam, dan brutal. Saat kepalsuan menjadi norma, kematian bukanlah momok yang paling orang takutkan. *** Story and cover by: D.F. Rost
All Rights Reserved
#1
kosmetik
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jayanegara: Saga nan Amerta
  • SECRET
  • surat terakhir untuk Bram
  • Mawar Liana
  • FOREVERMORE
  • The Police
  • Memory [Complete]
  • Iridescent [Book II] | Jeon Jungkook | Finish
  • Caramel
  • Ashford Academy: The Institution [ON GOING]

❃ 𝐸𝑘𝑎 𝐶𝑎𝑡𝑢𝑟 𝐷𝑤𝑖 𝑀𝑎𝑛𝑔𝑠𝑎 ❃ 𝑻𝒂𝒉𝒖𝒏 𝟏𝟐𝟒𝟏 𝑺𝒂𝒌𝒂 · · ── ·𖥸· ── · · Dalam bayang-bayang malam, di sebuah tempat tersembunyi, takdir mempertemukan dua atma berbeda. Di antara mereka, ada asrar terpendam, bersembunyi dibalik hening dan tatapan yang tak terucap. Namun, waktu tak pernah berhenti, dan bisikan takdir perlahan menuntun mereka menuju sesuatu yang tak terhindarkan. Akankah mereka dapat menjumpai askara pada takdir yang penuh asrar ini?

More details
WpActionLinkContent Guidelines