Menagih Tuhan

Menagih Tuhan

  • WpView
    Membaca 16
  • WpVote
    Vote 1
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Kam, Jul 27, 2023
WpInfo
Non-fiksi
Dalam cerpen "Menagih Tuhan," seorang pemuda di perantauan merasakan penderitaan karena kelaparan dan masalah keuangan. Dengan tekad bulat, ia memutuskan untuk menagih Tuhan dengan doa dan harapannya, meyakini bahwa Tuhan Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Dalam perjuangannya untuk mendapatkan makanan, pemuda itu bertemu dengan seorang perwira muda TNI yang awalnya terkesan garang. Namun, apa yang terjadi selanjutnya, membuat pemuda tersebut terharu dan menyadari bahwa pertolongan Tuhan bisa datang melalui orang-orang tak terduga. Kini, ia berhasil "Menagih Tuhan" dengan bantuan yang tidak disangka-sangka.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#642
makanan
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • REKSA: The Last Bell
  • Adinda | Jeno Jaemin
  • Kanvas Sunyi Kenangan [TERBIT]
  • Spectrophilia
  • RENJANA DERANA [END]
  • "Jejak Langkah Widya"
  • Warisan Hati
  • 𝐎𝐀𝐒𝐈𝐒 𝐌𝐄𝐍𝐆𝐈𝐊𝐈𝐒?

Reksa adalah seorang remaja pendiam yang selalu merasa asing di antara keramaian. Masa lalunya dipenuhi luka yang sulit dilupakan, meninggalkan jejak trauma yang membuatnya enggan membuka diri kepada siapa pun. Baginya, dunia terasa seperti labirin tanpa pintu keluar-terjebak dalam bayang-bayang masa lalu yang menghantuinya setiap saat. Namun, segalanya mulai berubah ketika ia memasuki SMA dan bertemu dengan sekelompok teman yang perlahan mengisi celah kosong dalam hatinya. Mereka tidak hanya hadir sebagai teman sebatas kata, tetapi juga sebagai cahaya yang menerangi sisi gelap yang selama ini ia sembunyikan. Dengan perlahan, Reksa mulai menemukan keberanian untuk keluar dari cangkangnya. Ia belajar bahwa tidak semua orang akan menyakitinya, bahwa ada tangan yang siap meraih dan hati yang tulus menerima. Di tengah canda tawa, konflik, dan perjalanan emosional yang mereka lalui bersama, Reksa mulai memahami bahwa masa lalu tidak harus menjadi belenggu. Perjalanan ini bukan tentang melupakan luka, tetapi tentang menerima, berdamai, dan melangkah maju. Dan di sinilah kisahnya dimulai-tentang seorang anak yang pernah hancur, tetapi menemukan kembali dirinya di antara orang-orang yang peduli.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan