Dreamwitch Palace

Dreamwitch Palace

  • WpView
    Reads 172
  • WpVote
    Votes 33
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 18, 2025
... Dia yang muncul dalam mimpi, menyambut ramah pada siapapun yang datang ke Istananya. "Siapapun yang bisa dan mampu datang kemari adalah orang yang terpilih olehku, tidak ada keraguan ataupun kesalahan, kemarilah, penyihir mimpi akan menggenggam tanganmu dan menuntun dalam jalan kehidupan, menuju takdir yang telah ditentukan ... --- Eudiane, Sang Penyihir Mimpi, karena kutukannya, ia yang ditakdirkan untuk menuntun orang asing yang datang ke ke alam mimpinya, Dreamwitch Palace menuju takdir mereka. Saat ia membantu memenuhi takdir orang lain, hatinya berangan-angan untuk bebas dari rantai takdir kutukannya. Saat hatinya berlabuh pada orang yang ia tidak pernah ia sangka, tamu terakhirnya. Rantai berdarah yang membelenggu pria itu membuatnya terpesona, namun takdirnya telah terbaca, hatinya yang telah berlabuh berusaha mencegah kejamnya takdir, namun sebagai pemilik istana mimpi, ikut campur pada kehidupan tamunya adalah hal tabu. Akankah Eudiane tetap bersikukuh pada tugasnya, atau ia akan menyelamatkan tamu terakhirnya?
All Rights Reserved
#102
pertarungan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mahkota Berdarah
  • Legacy of Velmora Season 1
  • Am I the Reincarnation of a Goddess?
  • I'm More Than Just A Princess
  • Eternity Little Tyran
  • Heirs of the Revis: The Locksmith
  • Boyfriend Fairy Guardian [REVISI]
  • [1] Takdir Putri Kecil Yang Liar

Perang besar antara dua kerajaan telah menghanguskan tanah, merobek langit, dan menghancurkan harapan. Darah bangsawan dan rakyat bercampur di medan tempur, dan dalam kekacauan itulah sang putra mahkota menghilang-Carrol, harapan terakhir kerajaan yang runtuh. Bertahun-tahun berlalu. Dunia mengira Carrol telah mati, tertelan sejarah yang dikaburkan oleh kemenangan dan kekuasaan. Namun kenyataan jauh lebih kelam: Carrol hidup, namun bukan sebagai pahlawan... melainkan sebagai bandit. Dibesarkan oleh amarah, dendam, dan pengkhianatan, ia kini berdiri bersama para penjahat yang diburu oleh kerajaan yang dulu memujanya. Kini, bayang-bayang perang kembali mengancam. Namun kali ini, Carrol tak berdiri sebagai pewaris takhta-melainkan sebagai musuhnya. Ia akan membakar istana yang dulu menjadi miliknya, menantang darah dan nama, dan mengukir sejarah dari sisi yang tak pernah ditulis. Karena tak semua pahlawan kembali untuk menyelamatkan kerajaan-beberapa kembali untuk menghancurkannya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines