Story cover for Declaration by rysbaekchan
Declaration
  • WpView
    Reads 1,958
  • WpVote
    Votes 221
  • WpPart
    Parts 9
  • WpView
    Reads 1,958
  • WpVote
    Votes 221
  • WpPart
    Parts 9
Ongoing, First published Jul 29, 2023
Di bawah payung hitam aku berteduh sendirian, terselimuti oleh kabut aku kedinginan dan buta

'Hidup manusia mana yang penuh warna? Hidup manusia mana yang isinya bahagia setiap hari?'
Iya, ternyata benar. Tidak ada. 

Panca indera pun tak mampu melihat dan merasa akan kehadirannya, hanya ada jiwa tersiksa yang sedang bertarung mengawalnya. Kondisi diri tidak tergantung pada paksi simetri, prilaku dan emosi di peluk erat kejadian trauma, dia marah, dia sedih, dia hampa merasa diri tidak berharga. Dia takut, dia kesepian, jasad mati jiwa suram. Hanya masa jadi hitungan diri itu untuk pulang. 

Tetaplah tumbuh ditengah ruang yang berisik, karena tidak semua orang tau bagaimana kuatnya kamu merawat serta mengontrol isi hati, perasaan dan pikiranmu untuk terlihat baik baik saja. Tumbuhlah dewasa, jadilah manusia kuat sebab kamu berhak menciptakan kebahagiaan untuk dirimu sendiri.
All Rights Reserved
Sign up to add Declaration to your library and receive updates
or
#76bible
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Stendhal Syndrome: Love Your Smile cover
Surrogate cover
Rahasia Boboiboy Gempa  cover
𝐃𝐔𝐃𝐀 𝐀𝐍𝐀𝐊 𝐃𝐔𝐀(𝐓𝐫𝐚𝐧𝐬𝐦𝐢𝐠𝐫𝐚𝐬𝐢)-[𝐄𝐍𝐃] cover
Truth and Choice (END) cover
umbrella under rain cover
Haruskah Mati? √PART LENGKAP [TERBIT] cover
PENGALAMAN KU, KISAH DIA cover
revenge (End) cover
HIJRAH UNTUKMU cover

Stendhal Syndrome: Love Your Smile

52 parts Complete Mature

[Aku bosen jawab pertanyaan yang sama. Ff ini udh ending, tapi beberapa chapter klimaksnya sengaja aku hapus. Maaf yaa.. So, tunggu sequelnya ajaa] Hidup memang tak akan mudah. Selalu ada batu disetiap likunya. Terkadang kita dapat menghindarinya. Namun, jika batu di jalan yang kita lewati terlalu besar kita akan terjatuh, bahkan tak dapat melewatinya. Baekhyun kecil tahu, hidup di dunia sangatlah sulit. Namun, entah mengapa Tuhan seakan murka, selalu membuatnya merasa bahwa ia hanya sendiri di rumah fana yang di buatnya. Hingga ia berkenalan dengan seorang lelaki yang dengan lancangnya memaki sifat cueknya kala itu. Dan Tuhan tak berhenti untuk mengujinya. "kau tidak tahu apa yang terjadi pada hidupmu bukanlah sebuah takdir, tapi sebuah perencanaan matang dari orang terdekatmu."