Being Live With 13 Boys

Being Live With 13 Boys

  • WpView
    Reads 95
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 20, 2024
Kalau kata Gong Fams, "Yang gampang itu perkenalan tapi gak semuanya bisa bertahan untuk jadi keluarga" Semua di uji untuk melihat ketulusan satu sama lain lewat musibah, pilihannya hanya dua antara menggandeng atau menghempas. Kalau di hempas cari yang lain biar bisa menggandeng mu sampai tangga akhir, itu yang namanya keluarga. Bertahan dengan satu atau dua orang saja sulit apalagi ini yang isinya hampir 26 orang, ada 13 laki-laki dan ada 13 perempuan. Bagaimana sulitnya mengatur isi 26 kepala dan menyatukan jadi satu keluarga. Tapi mereka membuktikannya bahwa mereka bisa tetap satu keluarga dengan isi 26 kepala, 26 sifat, 26 kekurangan, 26 kelebihan dan 26 perasaan. Bagaimana bisa? "Kami tidak tahu pasti bagaimana caranya tapi biar waktu dan usaha yang membuktikannya" -Seungcheol . . Start: Perkenalan End: Sampai mati
All Rights Reserved
#161
seungcheol
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Setengah Waras, Sepenuh Sayang | TXT
  • [✔️]Who.Are.You!
  • CRÈME BRÛLÉE   // TAMAT //
  • Bukan Keluarga?! | END
  • Kebahagiaan Kecil Aralie. [ End ]
  • [S1] The Beginning Of Our Destiny [DIBUKUKAN]
  • HATED SAVIOR [Penyelamat Yang Dibenci] END
  • New Family???

⚠️ ​WARNING UNTUK PEMBACA Cerita ini adalah sebuah perjalanan yang panjang dan melelahkan. ​Plot ini bergerak secara super slow burn. Jangan mengharap konflik yang selesai dalam satu malam. Kita akan menyelami setiap inci luka, ego, dan proses penyembuhan karakter satu per satu. Jika kamu tipe pembaca yang tidak sabaran, siap-siap dibuat gemas sekaligus heartbreak parah. Tapi jika kamu bertahan sampai akhir, kamu akan tahu bahwa rasa sayang mereka... sepenuh-penuhnya. ******** Menjadi kepala keluarga di usia dua puluh delapan tahun tidak pernah ada dalam rencana besar Yeonjun. Apalagi jika ia harus menanggung beban di atas bahu yang mulai retak, sembari menjaga empat adiknya yang memiliki kadar kewarasan yang dipertanyakan. Ada Soobin si mahasiswa kesayangan kampus yang otaknya sering kemelintir, Boemgyu si penghibur rumah yang hobi cari ribut, Taehyun yang cool di sekolah tapi jadi wrestler di rumah, dan Kai, bocah paling manja yang nyangkut di hati semua orang. Lalu datanglah Jiwoo-sahabat masa kecil Yeonjun yang kembali setelah bertahun-tahun menghilang. Yang awalnya cuma datang bantu-bantu, malah jadi figur ibu darurat. Tapi ketika perasaan dan masa lalu ikut campur, semuanya jadi runyam. Antara pertengkaran yang tak kunjung usai, pelukan diam-diam di koridor yang dingin, hingga tangis yang tertahan di balik pintu kamar-keluarga ini mungkin hanya memiliki setengah kewarasan yang tersisa. Tapi di rumah yang retak ini, mereka belajar satu hal-Terkadang, cara terbaik untuk mencintai adalah dengan ikut hancur bersama.

More details
WpActionLinkContent Guidelines