LELAH
  • WpView
    Reads 31
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 21, 2023
Di dunia ini, tidak semua orang terlahir sempurna. tidak semua orang akan disenangi oleh banyak orang. Dunia ini, tempatnya salah. Tempat dimana orang-orang hanya akan membenarkan dirinya sendiri dan menyalahkan orang lain. Hidup ditengah-tengah orang yang selalu menyalahkannya, Clara natasya, gadis kelas 2 SMA ini harus dihadapkan dengan problematika kehidupan yang begitu menyakitkan. Berjuang ditengah-tengah badai sendirian. Tenggelam kedalam lautan tanpa ada yang menggapai tangannya. Setiap harinya dia hanya mendapat tamparan dari kedua orang tuanya. Tapi baginya itu bukan apa-apa. Karena, dia lebih tersakiti saat tertampar kenyataan. Hidup ini lelah.
All Rights Reserved
#620
sadstory
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nathalea
  • ALL MY WOUNDS
  • Wrong Dream
  • Real Life
  • Semua Tentang Luka [ END ]
  • TACENDA [HiraetH] Revisi
  • Part. Separated
  • STORY KEISHA (TAMAT)
  • 00.00
  • Devon [END]
Nathalea

Anak Kedua dengan Seribu Tangisnya "Lea, nanti kalau udah gede jagain abang sama adeknya." "Terus yang jagain Lea siapa?" "Lea anak cewek, jadi harus mandiri." Sejak kecil, Nathalea Arunika Senjana (Lea) hidup dengan beban yang tak seharusnya ia tanggung. Sebagai anak kedua dari tiga bersaudara, ia harus menjadi pengganti kakaknya yang gagal dan selalu mengalah untuk adiknya. Ibunya tidak pernah melihat perjuangannya. Bagi sang ibu, Lea hanya anak yang harus menurut, yang harus bisa segalanya tanpa mengeluh. Setiap kesalahan selalu dibebankan padanya, setiap keluhan dianggap sebagai alasan. Di sisi lain, ayahnya tak pernah peduli. Kesibukannya bekerja membuatnya tak pernah benar-benar hadir dalam hidup Lea. Tidak ada sosok yang bisa ia andalkan, tidak ada tempat untuk bersandar. Baginya, rumah bukanlah tempat pulang yang hangat, melainkan tempat di mana ia harus terus berjuang sendirian. Tidak peduli seberapa lelah atau sakitnya ia, Lea harus tetap kuat. "Mama nggak mau tahu, kamu harus bisa!" "Papa sibuk, jangan ganggu Papa dengan hal sepele." Lea terus berusaha menjadi kuat, menelan semua sakitnya sendirian. Tapi sampai kapan? Sampai kapan ia harus menahan semua luka yang tak pernah terlihat? Sampai kapan ia harus selalu salah dan tak pernah dimengerti? 🥈#hujan 25/04/2025 🥇#terluka 11/09/2025 🥇#tekanan 26/04/2025 6 #broken 22/04/2025 3 #anaktengah 21/03/2025 1 #bandung 25/09/2025 no coppy, usahakan vote [on going]

More details
WpActionLinkContent Guidelines