Perahu Biru dan Nelayan Maha Tahu

Perahu Biru dan Nelayan Maha Tahu

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Mon, Jul 31, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
"Bila harus membayangkan hal yang menggambarkan diriku, aku akan memilih perahu." ucapku memecah keheningan yang sudah berlangsung lama, terlalu lama bahkan. "Mengapa?" tatap perempuan bersurai panjang itu kepadaku. "Karena rasanya tepat seperti itu." Malam hari, air pasang laut dan dinginnya udara tak kami hiraukan. Kami tetap duduk bersisihan tanpa alas tak menyadari perubahan langit jingga yang telah berubah menjadi gulita. Hanya ada suara deburan ombak dan perahu yang terombang ambing di lautan. Kami kembali tak berbicara. Kesunyian yang bertolak belakang dengan keriuhan di otak kami ini entah kapan akan berakhir. Jika waktu memang bisa berhenti, pasti surai hitam panjangmu sudah terbawa hembusan angin yang membisikan pesan kepada para perahu. Tentang kelabunya hari esok karena takdir yang serta merta memisah dan memecah.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Dark Side(END)
  • Senja Di Kegelapan Malam [HIATUS]
  • Eliinaa
  • Memories in Moon
  • Askara Amerta (Completed)
  • CLOSER
  • The Grey Of SAKARUNA
  • 00.00
  • GREENSTA [END]

ketika dua kepribadian bertolak belakang melebur menjadi satu karena terlahir dari trauma masalalu. membentuk sebuah jati diri yang tangguh untuk menyelami kerasnya garis kehidupan yang harus dia jalani. wajah secerah mentari, tatapan seteduh mbun pagi, dan senyuman semenenangkan senja hari. siapa yang tahu bahwa itu semua adalah topeng yang dipasang untuk menutupi bagian dari dirinya yang kelam, kekelamannya mampuh mengubah kehidupan seindah pelangi menjadi hitam suram jika dia tidak mampu mengendalikan diri. karena itulah dia menguburnya dalam-dalam walaupun dia tahu itu hanya sementara dan sewaktu-waktu akan memberontak dari persembunyiannya untuk keluar. "jika diriku berubah tidak seperti biasanya, itu masih tetap aku, itu adalah diriku yang lainnya, dan aku bukan monster"

More details
WpActionLinkContent Guidelines