Liner Quotes: Aurora (Bahasa Indonesia)

Liner Quotes: Aurora (Bahasa Indonesia)

  • WpView
    Reads 37
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadComplete Sat, Aug 5, 2023
WpInfo
Non-Fiction
Sejak ledakan pada kegaduhan di Bergen, Norwegia beberapa tahun yang lalu, AURORA telah menjadi salah satu seniman pop paling khas di negaranya, mendapatkan pujian yang diakui dan kesuksesan di internasional sebagai hasil dari talenta vokal yang luar biasa, kerja keras yang gigih, dan kepribadian yang - terkadang misterius - tulus. Buku ini mendokumentasikan perjalanan seorang penyanyi muda pada tahun 2016-2017 dari kampung halamannya Bergen yang sering hujan ke Los Angeles, dan ke Australia, dengan wawancara eksklusif, ingatan pribadi dan fotografi yang intim. Buku ini menawarkan kilasan pada - di antara yang lainnya - pemikiran Aurora perihal kesuksesan, fansnya, tur dunia, dan, tentu saja, The Smurf Hits. Buku ini merupakan terjemahan dari buku asli dari buku yang berjudul sama, Liner Quotes: Aurora yang ditulis oleh Ketil Mosnes yang dipublikasi oleh Vårt Forlag pada tahun 2018.
All Rights Reserved
#22
dokumenter
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • FAIR UNFAIR
  • Amsterdam Girl
  • Author kualat : masuk kedalam wattpad
  • VALMORA
  • The Darkest Days
  • CHRONOSIA - Puisi yang Terkunci dalam Waktu
  • Klandestin (Ending)
  • DIFFERENT SOULS (HIATUS)
  • Unraveling Us

*Pemenang Grassmedia Fiction Challenge 2020* Kata Praska, Maura itu bodoh dan selalu melakukan segala hal berdasarkan prinsip tapi tanpa pertimbangan. Jadi, saat Maura kehilangan pekerjaan dan membawa pulang beban hutang yang banyak sekali kepada kantor, menurut Praska hal itu terjadi mutlak karena kebodohan Maura sendiri. Praska ingin Maura berubah jadi perempuan yang melihat segala hal dengan perhitungan jangka panjang. Lalu bagaimana jika dalam perjalanan membebaskan diri kungkungan masalah, Maura justru diharuskan bekerja untuk pengidap narkolepsi, Christopher Park, seorang pemuda asal Korea yang butuh referensi budaya Indonesia demi karir dan gelar pendidikannya? Maura harus menemani Chris mendalami rupa-rupa Indonesia sesuai daftar kegiatan yang ada di bukunya, Maura juga harus mengumpulkan banyak uang, dan terakhir, Maura ingin menyelamatkan masa depan percintaannya dengan Praska. Tapi apakah benar, Maura hanya perlu menahan rasa kecewa sebentar saja? Apakah masalahnya bisa diselesaikan dengan mudahnya? Apakah semua yang dijalani Maura sudah bisa dikatakan adil? Atau malah sama sekali tidak adil? Warm Regards, Akhiriana Widi

More details
WpActionLinkContent Guidelines