My Dumb Kiss

My Dumb Kiss

  • WpView
    Reads 263
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 11, 2015
WpInfo
Fiction
Romance
Hati ini selalu melihat ke satu arah , tepat dimana gadis itu tersenyum dengan manisnya ke arahku. Dia yang selalu kupuja dan menjadi kesayangan dihati dan pastinya yang telah dipilih hati ini . "kamu percaya akukan ?" sebuah kata yang bisa memadamkan api kecemburuan Kevin. Ia selalu terjatuh ke dalam bujukan dan kata-kata gadis yang ia cintai . Dan hal ini membuatnya susah untuk membuka mata , apa yang harus dilakukan dan apa yang tidak. Sampai ia tak berharap lagi bisa mencintai ataupun menyentuh cinta itu walaupun sedikit saja. "Cinta ,menjadikanku seorang pecundang dunia" -Kevin Farel Rean "Cinta adalah sebuah drama yang harus dijalani" -Karin Hilma Fena
All Rights Reserved
#553
kevin
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • RUANG KINANTI
  • diagnosis hati
  • Jatuh Cinta Lagi
  • The End of Keyra's Revenge
  • save me
  • Bersaing atau Bersama? Pilih Satu!
  • Im Yours.
  • PADA AKHIRNYA  AKU PERGI
  • Dua Jejak (novel teaser)

Semua orang seolah dapat membaca bagaimana kehidupan Kinanti, dari raut wajahnya sorot matanya semua tampak terlalu kelam. Tak ada binar secercah cahaya di pagi hari sedikitpun, entah penderitaan apa yang telah ia alami. Kinanti sadar itu. Semua orang menatapnya dengan tatapan kasihan. Namun ia tak pernah ada niatan untuk mengubah anggapan tersebut. Baginya don't jugde book by it's cover tidak berlaku untuk dirinya, karena memang begitu adanya. Bagi Kinanti bukunya begitu lusuh, kelam, bahkan hanya penderitaan. Ia sendiri tak pernah berani membagikan ceritanya lebih jauh kepada siapapun atau membiarkan orang lain yang membaca lembaran hidupnya lebih dalam, hingga suatu hari Kinanti menemukan binar dari seseorang yang menatapnya seolah memberi harapan. Sorot mata tanpa mengasihani. Kinanti percaya seseorang itu akan menolongnya menyudahi buku lama dan membuka lembaran kehidupan baru. Hingga seluruh semesta Kinanti mengarah "padanya". Namun Kinanti lupa bahwa di dunia tak selalu berjalan sesuai dengan apa yang dirinya mau saja.

More details
WpActionLinkContent Guidelines