Ayah, Aku Rindu

Ayah, Aku Rindu

  • WpView
    LECTURAS 4
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, ago 1, 2023
"Ya Allah bapak..... kenapa harus begini" terdengar suara samar samar seseorang membangunkanku dari tidurku yang lelap. aku segera membuka pintu kamarku melihat ada apa dan siapa yang tadi teriak teriak... seketika aku kaget banget melihat tubuh Ayah ku sedang di bopong beberapa orang laki-laki dan diletakkan di sebuah kasur lipat di lantai... aku masih kanget dan bingung sebenarnya ada apa ini... "Mas..... mas... bangun Ya Allah" suara ibu dengan histeris dan membuka paksa mulut dan mata Ayah... aku belum sadar... "Tolong kasih tau Pak Amar suru bawa Pak Yanto ke RS Sentra Jaya" teriak pak Adi setelah itu aku, ibu dan Adik aku masuk kedalam mobilnya Pak Amar. tubuh kaku Ayah ,aku dan adik aku pangku .. sesampainya kami di RS Sentra Jaya, tubuh Ayah langsung dimasukkan ke dalam sebuah ruangan, tidak tau ruangan apa itu... Seketika Ibu teriak histeris dN menangis sejadi-jadinya dengan berkata "Tuh... kan apa aku bilang sudah tidak ada... ya Allah mas kenapa meninggalkan kami ".. aku baru sadar bahwa Ayah aku telah meninggal dunia.. kemudian aku segera telpon salah satu rekan kerja aku yang sudah aku anggap Ayah aku sendiri kalau di tempat kerjaku.. " Pak yoh, Ayah aku meninggal dunia" isak aku " innalillahi wa innalillahi rojiun, yang sabar nok... nanti bapak dan rekan kerja lainnya ke rumah malam ini" kata pak Yohana.. Ya Allah seketika seperti petir menyambar dduuuuaaarrrrr... ketika aku sadar bahwa Ayah aku telah meninggal dunia...
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Berlian Kagastra
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||
  • "PERJUANGAN CINTA BEDA AGAMA"
  • Black Marriage [SELESAI] ✓

Apa jadi nya kalau kalian yang malem-malem gabut terus keluar rumah tanpa izin, pulang-pulang malah bawa bayi?. Itu yang di alami oleh si kembar empat. Habis di omelin, diam-diam keluar rumah tengah malam karena gabut, eh malah denger suara bayi nangis. Mau kabur tapi penasaran itu bayi beneran atau bayi jadi-jadian. Kalau di samperin takut, kalau memedi gimana?. Dan betapa puyeng nya papa Samudra yang punya anak kelakuan ajaib semua. Tenang engga, stress iyyap. "Pulang dah yok! Gue takut!", "Sabar elah! Kalau bayi beneran gimana? Tega Lo biarin bayi malem-malem di luar gini?", "Kalau bayi jadi-jadian gimana?!", "Ya tinggal gue buat penawaran, Lo gue jadiin seserahan ke setan nya", "HARJA MONYET!!! GUE MAKAN SINI LO ANJAY!", "Tenang kak, ada Zayn yang bakal ngelindungi kita", "Kok gue?", "Ya kan badan Lo gede, kalau setan nya macem-macem bisa Lo tampol... Nggak mungkin kalau gue yang nge backup, yang ada kalah duluan sebelum perang", . . . . "KALIAN MASIH KECIL KENAPA UDAH PUNYA ANAK?! NGAKU SAMA PAPA! ANAK SIAPA?!", "Anak orang lah pa-", "Papa nggak ada bilang anak memedi ya pinter!", . . . . "Dulu Lo lucu lho, kok sekarang kayak monyet lepas kandang ya kelakuan Lo... mau gue balikin ke habitat Lo, takut nya Lo nyaman di sana", "Jahat bener, masa Juan mau di kembaliin ke hutan...", "Tenang Ju, selama ada Caleo, bang Harja nggak akan bisa bawa Juan ke hutan", . . . . Yuk kepoin yukkk, kisah keluarga lagi nich. Nggak absurd bin ajaib bukan Kagastra family nama nya.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido