Rumpun Kata

Rumpun Kata

  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Nov 16, 2023
Ini adalah rumah, bagi para penghuni semesta yang kebingungan mengukir rasa. Ini ialah tempat nyaman, untukmu-yang tidak pernah mengutarakan isi kepala. Ini bukan petaka, karena kata-ku ialah apa yang tersembunyi dalam kepala. Jangan terlalu dalam mengikutinya, karena ini adalah bangunan kosong, yang diperuntukkan bagi mereka yang ingin kenyamanan. ~Ailura
All Rights Reserved
#295
recomend
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Anesthetized [Terbit]
  • Just Words
  • ALTAR RASA | END ✓ |
  • Obstinate
  • "KEANA"
  • Aku Pengamat, Terasingkan
  • 𝐊𝐚𝐥𝐚 𝐒𝐞𝐧𝐣𝐚 [Sudah Terbit]
  • Tentang Luka yang Begitu Setia
  • Di Balik Nama Zella

[Terbit, Penerbit Inari 2018, tersedia di toko buku] "Karena kehilangan itu takkan pernah sederhana. Aku hidup, tapi aku tak bisa lagi merasakannya. Apa memang begitu cara kerja Tuhan? Memberikan anugerah terindah, lalu merenggutnya kembali di puncak harapan?" KEHILANGAN adalah konsekuensi terburuk dari rasa MEMILIKI. Ghea dan Agil sama-sama pernah merasakan pahitnya kehilangan, tapi cara mereka mengatasi rasa kehilangan itu berbeda. Ghea bisa melanjutkan hidupnya, tapi tak pernah lagi bisa merayakannya. Dia masih terus terlena dalam kenangan masa lalu. Sedangkan Agil, dia bisa melanjutkan hidup dan bangkit dari masa-masa terburuknya. Hingga dengan sengaja, takdir menemukan mereka. Kehadiran Agil membuat hidup dan hati Ghea perlahan berubah. Tapi, bayang masa lalu masih saja membekap Ghea dengan erat. Mana yang akan Ghea pilih, tetap tenggelam dalam masa lalu atau bangkit untuk memulai menata hati yang baru? The second story of Bachtiar's Family Cover by @Nauraini, thank you, Dear :* ©copyright by Verbacrania 2015

More details
WpActionLinkContent Guidelines