The Havoc

The Havoc

  • WpView
    LECTURES 76
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Chapitres 3
WpMetadataReadContenu pour adultesEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication dim., août 6, 2023
WpInfo
Fiction
Fantasy
EARTH, 2150 AD. Bumi telah mengalami kehancuran untuk yang kesekian kalinya. Tidak ada lagi negara, tidak ada lagi batas-batas yang memisahkan peradaban yang satu dengan yang lainnya. Silih berganti para manusia tewas dan tergantikan, untuk kemudian tewas dan tergantikan kembali--sebuah lingkaran setan yang bagaikan kutukan; tak ada habisnya. Di era kehancuran tersebut, muncul berbagai macam spesies--termasuk manusia--yang dinilai "berbeda" dari kebanyakan makhuk hidup lainnya. Sebagian di antara mereka diharapkan oleh para penguasa untuk menjadi makhluk modern demi masa depan bumi yang lebih cerah, sementara sebagian lainnya dianggap kuman yang semestinya dienyahkan. Sanggupkah para manusia tersebut bertahan di antara gempuran semesta yang semakin tak bersahabat, pun eksperimen-eksperimen gila yang dilakukan oleh para penguasa hanya untuk bersenang-senang sekaligus guna menguji kemampuan mereka? Akankah bumi menjadi lebih baik pada akhirnya?
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • The Ice [TAMAT]
  • Bumi Kelabu
  • EARTH IN 2150
  • Tentang Ursulanda | dan bagaimana kami memenangkannya [ TAMAT ] [Revisi]
  • Cahaya Gemintang (CH!Indonesia)
  • THE DEATH TARGET
  • World Processor : Binatang yang Menjadi Tuhan (Noveltoon)
  • Soul From The Past[END]

Sebuah tempat yang membuat dunia berubah, menjadi awal kedamaian diiringin kehancuran. Kejahatan pun bagai badai yang melanda dunia hingga hancur. Pengorbanan pun terjadi. Namun, semua pengorbanan ternyata sia-sia. Kejadian pada 1000 tahun yang lalu terulang, membuat semua masyarakat ikut menjadi korban bahkan anak-anak pun berperang. Hingga pada akhirnya pembawa kedamaian lahir, menjadi harapan bagi semua orang. Dunia ini hanya berisi orang-orang jahat dengan keserakahan yang tiada batas. Membuat mereka yang lemah menjadi sasaran empuk akan kejahatan itu sendiri. Hanya kedamaian yang membuat kejahatan tak dapat merajalela. Kedamain harus dijaga, tak boleh seorang pun berpikir untuk menjadi jahat agar kejahatan tak menguasai dunia. ♤♤♤♤♤♤♤♤♤♤♤♤♤♤♤♤♤♤♤♤♤♤♤♤♤ ■Jangan lupa vote dan komen ketika membaca ■HAPPY READING■

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu