Freaky Wolf (mature content 21+)

Freaky Wolf (mature content 21+)

  • WpView
    Reads 852
  • WpVote
    Votes 37
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 12, 2026
"Gue udah bilang kalau kita gak bisa sama-sama, kan?" pertanyaan retoris itu sengaja dikeluarkan oleh wanita berambut panjang itu pada pria yang berdiri menjulang di depannya. Sementara, pria yang ada di hadapannya itu berdecak membalas omongan wanita itu dan lanjut berdengus kesal. "Kita bisa sama-sama. Kamu gak perlu takut". "Kita gak bisa," sahut wanita itu dengan suara yang pelan dan penuh kepasrahan. Pria yang ada di depannya maju selangkah, menghapus jarak di antara keduanya. Pria itu lalu meraih wajah kecil wanita itu dalam genggamannya dan memandang lurus pada kedua netra cokelat itu. "Gak ada yang bisa misahin kita, bahkan anjing tua itu sekalipun". Kalimat itu diucapkan oleh pria itu dengan sangat bersungguh-sungguh. Siapapun yang mendengarnya pasti meyakini bahwa pria itu akan mampu melakukan apapun untuk tetap bersama wanita cantik di hadapannya. Bahkan melewati neraka atau menghancurkan satu dunia sekalipun.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DIA PERGI?!
  • Maina & Maxim
  • Because I Love You (The End)
  • ZERGAN
  • Obsesi Kepada Teman Sekelas (END)
  • KAIREL [END]
  • Rendra & Lila [END]

DIA PERGI?! ~~~~~~ Sakit rasanya ditinggalkan oleh seseorang. Terlebih orang yang sangat amat dicintainya. Selamanya! "Jika takdir sudah berkehendak, maka mau bagaimanapun aku bertahan, tetap akan pergi." ucap Natha menatap gadis didepannya dengan raut sendu. "Dulu kamu pergi, lalu kembali. Apakah akan pergi lagi? Apakah bisa kembali?" balas gadis itu dengan air mata yang sedari tadi membasahi pipi. Natha mengangguk, "aku akan kembali.." ia menghela nafas lalu melanjutkan ucapannya. "Dalam wujud yang berbeda. Aku yakin, akan ada orang yang persis seperti aku yang akan menjadi pengganti untuk mu, Zefa" Gadis bernama Queena itu menggeleng, "Aku sanggup jauh darimu. Tapi tidak untuk kehilanganmu" lalu ia memeluk Natha sangat erat. Cowok itu mencoba tersenyum, walau berusaha sekuat tenaga menahan sakit ditubuhnya. "Aku pergi, tugas aku udah selesai. Setidaknya aku pergi dengan pamit. Ayah udah kembali kayak dulu, dan tugas ku jaga kamu udah selesai." ujar nya. - Dulu, kita adalah seseorang yang sama sama kehilangan. Saling menguatkan, dan selalu menjadi support system satu sama lain. Kamu berjanji akan kembali. Namun setelah kembali, haruskah pergi? -QUEENA ZEFANYA SHAGIL- ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Penasaran? Ya dibaca lah, kalau suka ya divote. Kalo engga juga not problem. Mati satu tumbuh seribu. Cuma mau bilang 👻 'Tetep semangat ya, apapun yang terjadi. Hidup itu harus bisa menerima kritik dan saran. Agar kita bisa berkembang, gak stalk disitu saja. Kita juga gak akan tahu kan, kedepannya bakalan kaya gimana? Makanya jangan berhenti berkembang. Jangan cari teman yang membuat mu merasa nyaman. Tapi, carilah teman yang memaksamu untuk terus berkembang. Orang hebat tidak dibentuk dari kemudahan, kenyamanan, dan kesenangan. Mereka dibentuk melalui kesukaran, tantangan, dan air mata.' -Sv Outhor 'DIA PERGI?!'-

More details
WpActionLinkContent Guidelines