Cerita Terindah

Cerita Terindah

  • WpView
    LECTURAS 131
  • WpVote
    Votos 25
  • WpPart
    Partes 4
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, ago 8, 2023
WpInfo
Ficción
Romance
Edgar, pemuda pengidap delusi yang selalu menuliskan cerita tentang apa yang dirasakannya. Terlahir dari keluarga yang rusak, dan harus dipaksa untuk bisa menahan kekerasan dari ayahnya. Tidak bahagia adalah hal yang sangat mudah untuk disimpulkan. Semakin lama, Edgar semakin tidak kuat untuk menghadapi apa yang telah menimpanya. Besok sore ketika matahari terbenam, adalah waktunya. Waktu yang sudah direncanakan untuk melihat akhir dari kejamnya dunia. Namun, saat dia pergi ke sekolah untuk yang terakhir kalinya. Dia bertemu dengan seorang gadis yang akan menjadi teman pertamanya. Kepribadian terbuka dan luwes dari gadis itulah yang dapat menyelamatkan Edgar dari keinginannya untuk mengakhiri hidup. Susah dan senang selalu mereka alami bersama, tanpa sadar cinta telah menyambut hati keduanya. Sudah 5 bulan sejak pertama kali mereka bertemu. Rasa ingin memiliki sudah tidak bisa terbendung lagi, Edgar dengan berani mengungkapkan rasa cintanya. Suatu momen yang menjadi sepenggal " Cerita Terindah " akhirnya bisa dirasakan oleh Edgar.
Todos los derechos reservados
#159
illness
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • RUANG DEPRESI [ END ]
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • DANADYAKSA
  • FANI : He's Edgar Erzantara
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • psychologycal
  • Nanti Juga Sampai
  • Could you be a home for me? [TAMAT]
  • Behind The Smile

"Tolong ceritakan padaku, bagaimana rasanya mempunyai keluarga yang utuh? Tolong jelaskan padaku, bagaimana rasanya hidup tanpa setitik luka yang menerpa! Aku ingin bahagia seperti mereka! Walau hanya satu kali saja!" Cinta dan Luka sama-sama Zeline rasakan, tetapi luka itu hadir lebih unggul daripada rasa cinta yang nyata, bukan hanya omong kosong tidak berguna saja. Ruang Zeline sepi, ruang Zeline kelam, bantu Zeline keluar dari ruang depresi. Zeline tidak pernah merasakan, bagaimana rasanya disayang, dimanja, dan diperhatikan. Hari demi hari, detik demi detik, yang Zeline nanti yaitu perdamaian kedua orang tuanya. Zeline merasa banyak kurangnya, Zeline menginginkan ketulusan yang sebenarnya, bukan hanya kata permainan perasaan saja. Sejak kecil, beranjak remaja Zeline menyaksikan perseteruan itu masih saja terasa. Rasa sesak terasa di dalam dada, seketika atmanya mulai merasa bahwa diri ini tidak ada apa-apanya. Bahkan sampai nafas berakhir sekalipun, Zeline akan terus berusaha untuk menerimanya, sampai Sang Maha Kuasa berkata. "Waktunya beristirahat dengan tenang." Ditulis oleh: CALGHIFARI Start: 25 November Finish: (?)

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido