Maama ?
  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 2, 2023
Rada dan Keke adalah dua saudara yang memiliki ikatan kuat satu sama lain. Meskipun hidup dalam keadaan yang keras dan penuh tekanan, mereka saling melindungi dan menjadi pilar dukungan satu sama lain. Rada aswarati, kakak sulung yang tangguh, yang merupakan sosok kakak sekaligus ibu di hidup keke, selalu berusaha melindungi adiknya dari segala situasi berbahaya dan perlakuan yang tidak adil. Dia memiliki jiwa pejuang yang tegar, selalu berusaha melampaui kesulitan dan mempertahankan semangat untuk menyediakan masa depan yang lebih baik bagi mereka berdua. Sementara itu, adiknya, Keke rodalia, adalah sosok yang cerdas dan penuh bakat. Meskipun sering merasa terjebak dalam lingkungan keluarga yang tidak mendukung, Keke tidak pernah kehilangan tekad untuk mencapai impian dan cita-citanya. Dia selalu mengandalkan Kaka Rada sebagai panutan dan sumber inspirasi untuk berjuang lebih keras. Dalam perjalanan hidup mereka, mereka berdua menghadapi berbagai tantangan, seperti kekerasan verbal dan emosional dari orang tua mereka yang tidak mengerti dan seringkali memaksakan ekspektasi yang tidak realistis. Namun, Kaka Rada dan Keke berdiri bersama, mendukung satu sama lain, dan menemukan kebahagiaan dalam momen-momen kecil di tengah keadaan yang sulit.
All Rights Reserved
#426
nangis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Beloved Brother (Danu dan Damar)  Spin Off Arga ; Repihan Rasa
  • Living Conditions BROKEN HOME
  • Broken Home(Rumah Untuk Keela) TAMAT
  • Random Us [TAMAT]
  • Bukan Cerita Kita
  • KARA
  • Deandra - End✔ (SUDAH DI BUKUKAN)
  • Langit Kelabu Milik Ara

Kisah kakak beradik yang bertahan hidup di tengah kemiskinan. Juga perjuangan sang kakak menjaga dan membahagiakan sang adik. Hidup yang keras, memaksa dirinya dewasa oleh keadaan. "Apa kami minta dilahirkan? Bukankah kalian yang meminta kehadiran kami? Lalu mengapa sekarang menganggap kami sebagai beban? Bukankah Ibu tahu, Danu menunggu kehadiran Ibu di rumah

More details
WpActionLinkContent Guidelines