AKSARASERA

AKSARASERA

  • WpView
    Membaca 21
  • WpVote
    Vote 3
  • WpPart
    Bab 2
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Agt 14, 2023
"Tentang hadirmu yang perlahan melenyapkan sebuah kisah" *** "I don't need anything Ser, dengan ngejaga lo di balik bayangan gue itu udah lebih dari cukup." Gadis itu sontak mendongak, membiarkan mata hazel yang sudah dibanjiri air mata bertemu dengan mata tajam bagai simpul yang tak juga terurai "Kalau gitu, kamu gausah menyuruhku bersama orang lain," "Karena bagiku bayanganmu masih menetap dihatiku, Aksa." Tersenyum tipis. Aksara lalu menarik tangan Sera, membawa gadis itu kedekapannya "..." *** Ini hanya tentang Aksara Bagaskara Adhitama, yang berusaha melukis kehangatan dan perhatian dibalik bayangan yang tak pernah terwujud dan tersentuh. Mungkin terasa naif untuk disampaikan namun, ini hanya cerita tentang perpisahan cinta yang membawa bahagia.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • MEISYA
  •  ANATHA
  • Males, ribet.
  • DANADYAKSA
  • JAM 3 SORE
  • LENATHAN (hiatus)
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • Marsella (1)
MEISYA

"Papa, sepatunya kena wajah Meisya ...." "Cukup, Pa!" "Papa, Meisya kesakitan sekarang." "Meisya minta maaf." "Meisya mohon maafin Meisya ...." "Pa, kaki Meisya perih ...." "Tangan Mei juga perih, Pa." "Meisya gak akan bolos lagi, Pa. Meisya janji." "Semuanya sakit, Pa. Peluk Meisya saat kesakitan, Pa," pinta Meisya dengan bergetar. ---><--- Meisya Keyrila Cheryl, gadis kelas sebelas yang hidup dengan penuh rasa sakit. Sakit fisik, dan juga hatinya. Orangtuanya yang tak menganggapnya ada sangat membuatnya merasa benar-benar tak dianggap di keluarganya. Meisya hanya hidup bersama tiga kakaknya yang menyayanginya. Tapi karena suatu masalah, kakaknya menjauh dan membencinya. Bahkan tak jauh berbeda dengan orangtuanya yang tak menganggapnya ada. Walaupun begitu, Meisya begitu bersyukur karena ada laki-laki yang selalu ada untuknya. Menjaganya dan bersikap seolah Meisya adalah adiknya, walau dalam hatinya menyimpan rasa yang lebih. Siapakah laki-laki itu? Lalu penderitaan apalagi yang dialami Meisya? ---><--- Jangan plagiat ya, Sayang! Dosa loh!! Jangan lupa tinggalkan jejak!💙

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan