Menilik Nadi

Menilik Nadi

  • WpView
    Reads 64
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 13, 2023
Keindahan sastra dalam nadi Byakta. Puisi ini ditulis menurut: latar belakang; pandangan; kepribadian karakter Byakta Gemaruna dari rancangan ceritaku yang bahkan belum separuhnya usai. Antologi puisi by _kalabiru.
All Rights Reserved
#301
antologi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALTAR RASA | END ✓ |
  • LANGIT YANG TAK PERNAH PULANG
  • JALANG
  • Bulan yang Didamba Matahari
  • Setelah Langit Berbisik
  • Langit Pemisah【END】[Sudah terbit]
  • Stilograf Tak Bertuan
  • ADDICTED || DAFFA [Tamat]
  • Sepatah Kata
  • Temporary |End|

Dalam pusaran semesta, Naray ńa Ascella dihadapkan pada sosok laki-laki yang hadir bak angan tentang malaikat berwujud fana. Dalam keheningan dunia yang meredup, ia muncul menjadi penawar, menjadi rumah di saat semua pintu tertutup rapat. Lelaki itu membimbing Rayna menelusuri liku-liku, menuju bahagia untuk dijamah. Ia menyulam keberadaan menjadi jalan setapak yang memimpin Rayna pada lentera, pada pengharapan yang terselip di ruam-ruam gelap. Namun Rayna sadar, tiada sesuatu yang abadi. Karenanya ia tak berhenti memohon agar semesta mengulur waktu, memberi ruang bagi mereka merajut kisah yang tertunda. Rayna ingin menyambut senja, menjahit puisi-puisi rindu, dan menyusun seluruhnya untuk pria yang menyandang pusat semestanya.. El Léor Arnawama Auriga. ___________________ Hanya sebatas kisah ilusi, Terimakasih telah menikmati... ___________________ 🏆rank 1 in #sanskerta 1 in #antologi 1 in #bait 1 in #usai 1 in #prosa

More details
WpActionLinkContent Guidelines