Menilik Nadi

Menilik Nadi

  • WpView
    Reads 63
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 13, 2023
Keindahan sastra dalam nadi Byakta. Puisi ini ditulis menurut: latar belakang; pandangan; kepribadian karakter Byakta Gemaruna dari rancangan ceritaku yang bahkan belum separuhnya usai. Antologi puisi by _kalabiru.
All Rights Reserved
#456
antologi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Semusim Pagi dan Sore
  • LANGIT YANG TAK PERNAH PULANG
  • JALANG
  • Dia Dialeka [COMPLETED]
  • [Revisi] What's wrong with me?!
  • Jatuh Cinta itu Luka
  • ADDICTED || DAFFA [Tamat]
  • Sepatah Kata
  • ALTAR RASA | END ✓ |

"Jadi, kau pilih menikah denganku atau bersedia dijual kepada banyak pria lain?" tanyanya mencekik situasi. Tersentak oleh himpitan keadaan. Tidak ada pilihan lain. Seorang pria asing memaksa menikahinya. Pikirannya kalut karena cinta pertama yang selalu dinanti tak kunjung datang. Bagaimana caranya Alina akan keluar dari neraka ini? "Kapan kau kembali, wahai Semusim Pagi? Pilihan ini menyiksaku karena tidak bisa menunggumu lebih lama lagi. Mengapa ingin lepas dari satu neraka, justru aku akan dimasukkan dalam neraka yang lain?" batinnya gemetar dalam isak yang tertahan. Perjuangan tidak selesai di sini. Muncul musuh dalam selimut yang tidak dikira. Penderitaan seumur hidup yang telah dilalui berpeluh luka. Lantas, kapan berakhirnya? Trigger warning. Mengandung kekerasan. Berhentilah membaca jika tulisan ini membuat fisik dan psikis kalian tidak terkendali. Silakan membubuhkan komentar terkait plot hole, PUEBI, KBBI, typo, dsb. Terima kasih berkenan membaca.

More details
WpActionLinkContent Guidelines