ZAHSYA

ZAHSYA

  • WpView
    Reads 649
  • WpVote
    Votes 191
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadComplete Fri, Feb 20, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
ZAHSYA anak perempuan yang berumur 15 tahun dan duduk di bangku SMP kelas 3. Dia yang selalu merasakan disingkirkan dari kehidupannya. Dia dan temannya Zaskia merasa tersingkirkan dikelasnya perihal kelompok yang membuat mereka selalu sabar menghadapi teman teman Dikelasnya itu. Tetapi ada 2 anak laki-laki yang duduk dibelakang mereka yang selalu menghibur ZAHSYA dan Zaskia. Tanpa sengaja ZAHSYA bertemu dengan SYAZH dan menjadi dekat,akankah ZAHSYA dan SYAZH bisa bersama?
All Rights Reserved
#88
masasmp
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cermin yang Retak tak Ingin di Benci
  • R A S A
  • (Not) Secret Admirer |✔|
  • The Way Home
  • Kalibrasi Rasa
  • Aku Ingin Bersama Mu
  • Allya Theo Perjodohan? [On Going♡]
  • Mystro {On Going}
  • I Have a Crush On You

Cerita tentang petualangan seorang gadis bernama Asya Salsabila, usia 16 tahun yang dipaksa ayahnya masuk pesantren, dan mengubur impiannya masuk SMK favorit jurusan fashion designer, sebuah cita-cita yang diinginkan sejak SMP. Namun, ternyata didalam pesantren banyak pelajaran hidup yang dia temui, mulai dari persahabatan bahkan percintaan. Ia merasakan jatuh bangun menghadapi semua permasalahannya seorang diri tanpa bantuan dari kakak-kakaknya, karena ia anak paling bungsu dari empat bersaudara dan paling dimanja. Kini ia harus dapat tegar berdiri, ketika sahabat terdekatnya yang ia percaya sepenuh hati berkhianat dan menusuknya dari belakang, kekecewaan sudah menelannya dan membuatnya depresi, sehingga lari dari pesantren, ketika hampir putus asa, seseorang datang menawarkan bantuan tapi harus merendahkan harga dirinya dengan melepas jilbab, dan mempertaruhkan ilmu agama yang sudah dipelajarinya, benturan antara prinsip dan kebutuhan untuk bertahan hidup, membuatnya dalam dilema yang besar, sampai pada suatu masa, ia harus mengalah, menanggalkan satu-satunya bukti bahwa ia anak pesantren, selembar kain yang menutupi rambutnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines