We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Mata Langit

Mata Langit

  • WpView
    Reads 334
  • WpVote
    Votes 35
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 7, 2026
WpInfo
Fiction
Science Fiction
Pada hari Firza diwisuda, dia menerima sebuah kotak berisi kunci ruang kerja mendiang ayahnya, Fahlevi, yang diserahkan oleh pengacara ayahnya. Ternyata ayahnya yang ahli computer vision itu meninggalkan sebuah proyek penelitian besar, Mata Langit, sebuah proyek penelitian yang memungkinkan untuk mengintai dari berbagai perangkat yang terhubung ke internet di bagian dunia mana pun. Sebuah penelitian yang bisa mengoyak wilayah privasi manusia. Proyek itu belum sempat diselesaikan ayahnya karena mendapat serangan stroke yang menimbulkan pendarahan otak dan meninggal. Dari komputer ayahnya, Firza akhirnya tahu bahwa penyebab kematian ayahnya adalah karena tekanan Aditya yang menginginkan Mata Langit dan mengancamnya dengan menggunakan hasil rekaman adegan mesra Fahlevi dengan seorang perempuan suruhan Aditya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • VALEN and The Guide of Shadow
  • Dunia Milik Sang Posesif [END]
  • Merajut Bingkai Patah
  • Father
  • 𝐓𝐇𝐄 𝐄𝐗 𝐁𝐑𝐎𝐓𝐇𝐄𝐑
  • Cinta Ini Milik Kita
  • ARANTRA
  • Kode Biru V.01

"Aku Nayla. Karyawan Baru yang bekerja di Valen Corp demi menyelamatkan ibuku. Kupikir, ini hanya tentang pekerjaan. Tapi Valen Corp bukanlah tempat biasa. Di balik gedung megah dengan sistem keamanan mutakhir, tersembunyi sesuatu yang bahkan logika pun tak bisa menjelaskan." "Di sini, semua orang tersenyum dengan lidah bercabang. Manipulasi tersembunyi di balik basa-basi. Dan aku, yang hanya ingin bertahan disini, justru menyaksikan hal yang tak seharusnya." "Malam itu, dunia kami terkunci, seolah-olah terlempar ke dimensi lain. Lalu mereka datang. Pembunuh berpakaian hitam, memburu darah, menghancurkan segalanya. Aku melihat orang-orang terbunuh. Aku melihat CEO kami dijadikan target." "Saat darah berceceran dan kebenaran runtuh, mataku... berubah. Seolah tahu jalan keluar. Seolah bisa melihat sesuatu yang tidak bisa dilihat orang lain. Mereka menyebutnya 'mata seorang Pemandu', mata yang dapat melihat dunia lain, kemampuan membaca jalur, membuka rahasia, dan menyembunyikan kerahasiaan yang tersembunyi di antara realita." "Dan kini keadaannya memburuku. Karena aku bukan hanya saksi. Aku adalah kunci."

More details
WpActionLinkContent Guidelines