Usik
  • WpView
    LECTURAS 44
  • WpVote
    Votos 3
  • WpPart
    Partes 9
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, sep 22, 2023
WpInfo
No ficción
Etiquetasabusesad
Pada akhirnya, tangisku kembali membasahi luka lama. Masih ada rasa tak terima tatkala mereka pergi bersama. Aku hanya sedang beradaptasi dengan lingkungan rumit, yang kuharap tak ada aku di dalamnya. Aku hanya ingin berdamai dan tidak ingin menyalahkan siapapun atas apa yang aku derita. Perandaianku jatuh pada kemungkinan terburuk, menerka hal mengerikan apa yang akan kulakukan saat tak kunjung menggapai kata sembuh. Pada suara tapak kaki yang seakan mendekat saja aku takut, apalagi mendengar namaku dipanggil dengan nada yang menusuk. Pasrah, di tengah dua pusara tempatku pulang. Kudapati diri ingin menyerah. Namun, rupanya semesta tak mengijinkanku tumbang begitu saja. Dia datang, membawa cahaya dan harapan yang kuingini sejak lama. Pada batas-batas kehilangan aku mengadu, tentang mengapa mulutku diam membisu.
Todos los derechos reservados
#29
abuse
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • When his name is
  • Full Of Scratches
  • Menyerah atau Bertahan?
  • Secangkir Teh
  • TAK BERSAMBUT
  • Paradise
  • Thanks for all
  • SELEPAS KAU PERGI (COMPLETED)
  • Aku dan Luka [Sudah Terbit]

sinopsis: "Aku milikmu, ingat itu." Aku bertemu dengannya-dan saat menatap matanya, semua luka lama terasa seperti baru kemarin. Kami bukan orang asing. Kami adalah dua jiwa yang pernah saling memiliki, lalu membuang ribuan kenangan dan mimpi seakan semuanya tak berarti. His name is Benedictus. "Dia adalah masa laluku... dan juga yang terakhir bagiku," ujar Angelz saat bicara pada Chris-teman yang selama ini diam-diam mencintainya dari kejauhan. Chris tahu, cintanya mungkin tak akan pernah terbalas. Bukan karena dia tak cukup baik, tapi karena bayangan masa lalu Angelz terlalu kuat untuk dilupakan. Lalu, ketika masa lalu dan masa kini bertabrakan, akankah Angelz tetap memilih luka yang familiar... atau cinta yang diam-diam tumbuh dengan tulus? ________________________________________ prolog: Aku lupa kapan terakhir kali memeluknya-mungkin saat langit masih tahu cara bersinar di mataku, sebelum semua berubah jadi abu-abu. Dia berdiri di depan ku sekarang, seperti mimpi buruk yang kembali mencari tempat tinggal. Tapi bukan karena aku takut... aku hanya belum siap mengingat betapa dalamnya luka yang pernah kami ciptakan bersama. Namanya Benedictus. Dan sekali lagi, dunia menuntunku ke arah yang selama ini ku coba lupakan. "Angelz," suaranya tak berubah. Aku menunduk. Karena sekuat apa pun aku menyangkal... sebagian dari diriku masih miliknya.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido