Story cover for Pendusta Rasa by laroisa08
Pendusta Rasa
  • WpView
    LECTURES 88
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Chapitres 4
  • WpView
    LECTURES 88
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Chapitres 4
En cours d'écriture, Publié initialement août 06, 2023
Sebuah cerita seorang lelaki yg sampai akhir tetap menjaga cinta nya demi seseorang untuk menebus kesalahannya karena pernah menjadi Pendusta. Membohongi orang yg dia cinta dan membohongi dirinya sendiri.
Tous Droits Réservés
Inscrivez-vous pour ajouter Pendusta Rasa à votre bibliothèque et recevoir les mises à jour
ou
Directives de Contenu
Vous aimerez aussi
Vous aimerez aussi
Slide 1 of 9
Juan [REVISI] cover
Trauma Is Real cover
Mahanaga Wiratama cover
FATAMORGANA [ COMPLETE ] cover
Cinta Monyet Bukan Monyet #CMBM cover
Deru Tresna Aruna cover
Mistake cover
Dandelion[Completed] cover
Uci si markoneng cover

Juan [REVISI]

1 chapitre Terminé

Ini bukan kisah romansa dimana si pangeran sekolah jatuh cinta dengan primadona sekolah, bukan pula kisah si badboy yang jatuh cinta dengan seorang gadis polos, apalagi kisah si tukang bully yang jatuh cinta dengan korbannya. Sekali lagi ku ingatkan, ini bukanlah kisah romansa remaja masa kini. Kisah ini hanyalah perjalanan hidup seorang remaja dalam menjalani hidupnya. Ini kisah seorang remaja yang mencoba bertahan di tengah kerasnya dunia, dimana ketidakadilan benar-benar nyata. Cerita ini penuh dengan diskriminasi terhadap ia yang tidak 'sempurna'. Tentang mereka yang terjebak dalam nerakanya dunia. Tentang segala luka dan tangisan yang teredam. Tentang ketidakadilan yang ia rasa, sebab keadilan hanya milik mereka yang 'berpunya'. Kisahnya tidak berhenti di sana, sebab masih banyak luka yang akan ia rasa. Mereka yang ia harapkan dapat menyembuhkan luka, nyatanya hanyalah pemberi luka paling banyak. Ia hanya berharap hadirnya dapat diberi kasih, tapi bagaimana bisa jika hadirnya saja tak pernah diharapkan. Karena ia adalah hadir yang membawa luka. Jangan pikir bahwa ia tak pernah melawan, karena nyatanya, ia akan selalu melawan meski perlawanannya tak pernah membuahkan hasil. Sebab keadilan bukanlah miliknya. Memangnya apa yang bisa diharapkan di dunia ini? Jika memang masih ingin bertahan, maka jangan terlalu berharap kepada seseorang.