Prasatya dan Lukisannya

Prasatya dan Lukisannya

  • WpView
    Reads 78
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 26, 2024
Keheningan gulita malam terasa begitu sunyi, aku terjebak dalam lelapnya tengah malam di halte itu. Aku tak bisa membedakan manakah realita dan mimpi, tetapi pertemuan kita terasa begitu indah dengan bau amis darah di sekujur tubuhmu. Aku sangat bersyukur malam itu diusir dari rumah yang bagaikan neraka. Aku tak menyangka diambang kesakitan dan kesedihan ini bisa bertemu dengan malaikat yang sedang membutuhkan kehangatan dan kasih sayang. Kamu, Prasatya Chandrawana Lentera. Malaikat yang kutemui diwaktu yang tepat, sesuai namamu 'Lentera' kamu bagaikan cahaya yang datang didalam hidupku yang penuh kegelapan. Seorang pelukis yang sangat menyukai laut serta malam, orang yang menyukai buku novel fantasi, nilaimu yang selalu bagus di semua mata pelajaran, kamu terlalu sempurna untuk hidup di dalam kenyataan yang pahit ini. Walaupun begitu, tak seharusnya kamu memaksakan diri untuk pergi. Sesuka itukah kamu dengan laut? sampai-sampai menyatu dalam ombak yang tenang itu?
All Rights Reserved
#304
lukisan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Enhypen- The Magic Elemental
  • Still You (𝐄𝐍𝐃)
  • PURE ANGELS
  • Seana or Seano
  • Yogyakarta Mendarah
  • laut yang membawanya pergi (END) ✓
  • The Day You Will Never Come
  • Na Jaemin : Crazy Rich Jaemin [Completed]

Tak ada cahaya yang mampu menembus kegelapan yang ia ciptakan , namun terkadang ia adalah cahaya itu sendiri sehingga kegelapan miliknya mampu ia kendalikan dengan sempurna- Kim sunoo. Dingin yang menusuk , bukan lah sebuah ancaman, bahkan es kutub utara atau selatan tak mampu membuatnya membeku, mereka menaruh rasa hormat pada sang pewaris tahta-Park Sunghoon. Jangan mengeluh padanya, jangan bicara seolah olah kaulah mahluk paling mederita di hadapanya, karena harinya adalah harapan dan semangat bahkan ketika kehidupan selalu kejam dan hatinya dikuasai hal yang lebih berat dai rasa sakit- lee hesung Siapa yang ingin menjadi kejam dan tak berperasaan, ia hanya memiliki wajah tanpa senyum dan kekuatan yang mengerikan, pemuda itu bahkan tak mengerti bagaimana caranya tak peduli-Nishimura Riki . Dilahirkan di keluarga penuh kehormatan tidak membuatnya merasa beruntung meski tak seorangpun yang tau pemuda itu benar benar tertekan, hanya kekuatannya lah satu hal yang ia syukuri terlahir dikeluarganya-Yang Jungwon . Dibesarkan dengan harga diri yang tinggi tak membuatnya menjadi pemuda yang besar kepala, ia melakukan setiap menit kehidupanya dengan penuh penghargaan karena baginya hari esok adalah masa depan yang baik-Jay Park. Kekuatan yang Alam berikan bukan satu satunya kebanggaan yang ia miliki, pemuda itu selalu mengetahui sebelum orang lain, kepalanya adalah anugrah yang selalu ia andalkan dan syukuri-Jake shim

More details
WpActionLinkContent Guidelines