Survive or die
  • Reads 213
  • Votes 38
  • Parts 9
  • Reads 213
  • Votes 38
  • Parts 9
Ongoing, First published Aug 06, 2023
"kalau mau selamat, kita harus cari cara"

Karina Yu atau dengan nama asli Yu Jimin. Seorang barista di sebuah cafe yang berada di tengah kota seoul bersama temannya Giselle atau dengan nama asli Uchinaga Aeri.

Awalnya hidup mereka biasa biasa saja, hanya bekerja, makan, tidur, berjalan jalan, dan berbelanja. Emang membosankan.

Tetapi semua berubah saat terjadi kericuhan diluar wilayah cafe mereka, orang orang berlari ke sana kemari tak tentu arah, teriakan menggelegar, dan suara aneh yang dikeluarkan oleh makhluk yang disebut zombie itu membuat siapapun yang mendengarnya merinding.

Dengan kemampuan mereka yang terbatas, mereka harus bertahan hidup menghadapi para zombie zombie yang jumlahnya tidak terbatas untuk sekarang. 

Apa Karina dan Giselle bisa menyelamatkan diri mereka? Atau bahkan mereka mati karena tak kuat untuk mencoba bertahan hidup? Saksikan kisah mereka di lapak ini.

!!WARNING!!
1. Terdapat kekerasan di cerita ini.
2. Beberapa adegan sedikit mengilukan 
3. Pure ide author
4. Disini ada beberapa ship kayak heerina (heeseung karina), wonji (Jungwon, minji"
5. Maaf bila ada kesamaan atau kesalahan di cerita ini.
All Rights Reserved
Sign up to add Survive or die to your library and receive updates
or
#22survivor
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Dosa Ku cover
Ziel Alexander Dominic [PDF]✔️ cover
Little Dumplings cover
Kesayangan Bunda cover
After Graduation cover
Rafa  cover
The Qonsequences cover
Kisah Tak Sempurna cover
Fiction -sungjake✔ cover
𝐒oerabaja, 1730 cover

Dosa Ku

69 parts Ongoing

Liu Qiaqio, Permaisuri Dinasti Jin, telah menyerahkan hati, jiwa, dan raganya untuk sang kaisar. Dia mencintainya dengan sepenuh hati hingga merasa lelah, tetapi sang kaisar yang dingin hanya memiliki mata untuk satu orang, dan orang itu bukanlah dirinya. Kehangatan di mata kaisar saat memandang orang itu tidak pernah menjadi miliknya, kelembutan suara kaisar saat berbicara dengan orang itu tidak pernah ditujukan padanya, bahkan hingga ajal menjemput. "Apa salahku sehingga kau membenciku sejauh ini? Apa aku telah melakukan kesalahan sehingga kau memandangku dengan begitu hina? Apakah mencintaimu adalah dosa yang begitu besar?" tanyaku dengan lemah. "Dosamu adalah mencintai seseorang yang seharusnya tidak kau cintai," jawabnya dingin. 'Dia benar, aku telah menghabiskan terlalu banyak cinta untuknya hingga aku tidak punya sisa cinta untuk anak-anakku, untuk mereka yang benar-benar peduli padaku. Jika aku diberi satu kesempatan untuk menebus semua itu, aku akan menghabiskan seluruh hidupku melakukannya,' pikirku sembari menutup mata dan menyambut kematian. Atau begitulah pikirku.