We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Pada Suatu Hari Nanti

Pada Suatu Hari Nanti

  • WpView
    Reads 164
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 27, 2023
WpInfo
Poetry
Pada suatu hari nanti, kita akan bercerita tentang banyak hal. Berawal dari sebuah ketidaksengajaan, kini kita sampai dititik cukup. Aku cukup denganmu, dan kamu cukup denganku. Ketidaksempurnaan cinta kita membuat pemahaman jalan bergandengan. Pada suatu hari nanti kita bercengkrama tentang kisah yang terkadang semrawut. Kisah yang membuat kita banyak belajar. Kisah dengan peluk kasih yang tabah. Pada suatu hari nanti, saat untaian benang kisah dan kasih telah usai kita rajut, kita duduk tenang di teras rumah. Teras rumah yang ikut menua dan adiwarna. Ini adalah kisah kita yang terangkum menjadi kumpulan puisi "Pada Suatu Hari Nanti"
All Rights Reserved
#94
poerty
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [2] Asa dalam Rasa | ✔
  • Eliinaa
  • My Cold Boy (Tamat)
  • Summer Waves [2023]
  • harapan yang pupus
  • [1] Rasa dalam Asa | ✔
  • SOMEONE
  • Tuhan, Aku Sayang! (TAMAT)
  • Dermaga Tua
  • HANYA TENTANG KAMU

Highest rank #1 berpuisi (11/06/2022) #1 pecintasastra (10/06/2020) #1 wattpadpoetry (07/06/2020) #1 puisiindonesia (08/06/2022) #3 sajak (08/06/2022) #4 poetry (11/06/2022) #4 sastraindonesia (09/10/2020) #5 syair (08/06/2022) #6 favorit (10/06/2020) #6 asa (14/10/2020) #6 quote (11/06/2022) #6 nonfiction (11/06/2022) #35 puisi (20/11/2020) #80 nonfiksi (11/06/2022) #341 indonesiamembaca (07/10/2024) "Kenapa?" Aku hanya menggeleng. Seketika burung-burung yang terbang, awan yang terseret angin, serta dedaunan yang jatuh seakan berhenti. Kamu tersenyum, "kita." "Kita." Mungkin aku hanya berharap kata itu tidak sekadar menjadi harapan, tapi menjadi kenyataan. Masih. Kisah kita belum berakhir. *** Sekumpulan puisi dan sastra yang lagi-lagi membahas kisah romansa nan klasik. Biarlah kisah kita menjadi ceritanya tersendiri. Sebab dalam romansa kita menemukan rasa. Dan dalam rasa, kita menemukan asa-asa yang mencari peraduannya. Seri Dua dari antologi puisi Rasa dalam Asa ©2020

More details
WpActionLinkContent Guidelines