Can We? || Lee Jeno

Can We? || Lee Jeno

  • WpView
    Membaca 35
  • WpVote
    Vote 17
  • WpPart
    Bab 2
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Sep 18, 2023
Ada kalanya saat tidak sengaja berjumpa dengan sosok seseorang yang diyakini tidak akan bertemu kembali, malah menimbulkan perasaan aneh dikemudian hari. Terkadang perasaan seperti ini datang begitu tiba-tiba dan menghilang tanpa disadari. Arkan melepas jaketnya, "pakek." Fallia masih bergeming didepan toko sambil menatap lawan bicaranya tanpa berniat mengambil jaket dari uluran tangan lelaki itu. "Gak usah." Arkan tampak tidak sabaran, ia langsung memakaikan jaketnya kepada Fallia yang mukanya tampak terkejut dibuatnya. "Pakek, cuaca lagi dingin." Tercium harum parfum maskulin bercampur bau samar - samar tembakau. "Gue bilang ga usah, gue ga kedinginan." Fallia kekeh dengan pendirianya. Sebelum Fallia melepas jaketnya, Arkan reflek menahanya sambil berdecih. "Bra lo tembus." Kali ini mata Fallia yang melotot, dirinya menunduk untuk memastikan. Sial! beneran, bra hitam tampak samar terlihat tembus pandang. Fallia kembali merekatkan jaket milik Arkan, sedangkan Arkan tampak tersenyum tengil menyaksikan raut muka Fallia. Dia sangat menikmatinya. "Apa lo liat-liat, mesum." Lelaki itu hanya menaikan alisnya sambil terkekeh kecil. _______ Publish: 17 sept 2023 End: ...
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#384
leejeno
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Diary Ayra: Cerita Cinta SMA
  • BEFUDDLES (SELESAI)
  • COLDEST | NA JAEMIN ✔
  • ALFHASSA
  • KANARA [COMPLETED]
  • ARGA [TAMAT]
  • NATHAUREL || END
  • Eccedentesiast (Complete)
  • 180° [END]
  • Antara Fajar Dan Senja [TERBIT]

Masa SMA selalu identik dengan cerita cinta pertama-manis, sederhana, dan penuh harapan. Ayra tahu itu. Karena itu, ia memilih untuk tidak terlalu berharap pada kisah cintanya sendiri. Hingga kehadiran Heksa Albara Davendra perlahan mengubah cara Ayra memandang perasaan. Dari obrolan ringan, kebersamaan sebagai sahabat, hingga rasa nyaman yang tumbuh tanpa disadari, Ayra mulai percaya bahwa hatinya tak salah memilih. Namun, cinta tak selalu datang pada waktu yang tepat. Ketika perasaan semakin dalam, Ayra dihadapkan pada kenyataan yang memaksanya belajar tentang kecewa, menerima, dan arti mencintai tanpa memiliki. Diary Ayra adalah kisah tentang cinta SMA yang sederhana, realistis, dan dekat dengan kehidupan remaja-tentang harapan yang tumbuh, perasaan yang tak selalu berbalas, dan proses pendewasaan diri di usia muda.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan