Sweet Munchies

Sweet Munchies

  • WpView
    Membaca 6,508
  • WpVote
    Vote 59
  • WpPart
    Bab 2
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Agt 8, 2023
WpInfo
Fiksi
Romansa
Sean yang pendiam tiba-tiba dihadapkan dalam situasi yang membuatnya banyak bicara, menghadapi sosok Laura, wanita ekspresif penuh dengan perkataan liar dan nakal kerap menggoda Sean hingga pria itu kehilangan kesabaran. "Masa gitu aja nggak bisa sih Se, tapi kalau remas tete gue lo bisa 'kan?" Sean merupakan pemilik restoran seafood, sedangkan Laura merupakan guru memasak pria itu. Di kitchen apartemen Sean kisah asmara mereka dimulai, Sean yang kelihatannya tidak pandai menjalin hubungan dewasa ternyata lebih liar dibandingkan apa yang Laura kira. BIJAK DALAM MEMILIH BACAAN‼️ Mengandung : Mature, Cerita Dewasa, Romance, 21+ dan Adult.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#555
chef
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Sekali Lagi, Please!
  • Hot Teacher
  • ARTHABELYN
  • Lila: Ruang Tanpa Jendela
  • DEVIL BESIDE YOU | 21+
  • 1. Cinta & Hasrat (TAMAT)
  • Like A Star (Complete)

⚠️Konten Eksplisit⚠️ ⚠️ Adult only, be a wise ⚠️ Seperti kena kutuk dan hanya sebagai penonton bagi kehidupan sukses orang-orang disekitarnya, Daya sudah kepala 3 dan belum juga menikah, pacar pun ia tidak punya. Sudahlah pula menjadi tulang punggung untuk kedua orangtuanya dari pembagian gaji yang tidak seberapa. Hingga suatu hari ia bertemu dengan Luqy, pria kaya pemilik toko sembako dari masa lalunya yang telah berubah 180 derajat. Dewasa, mapan, dan terlalu memikat untuk diabaikan. Masalah baru muncul setelah ia menyadari bahwa Luqy adalah paman dari sahabat karibnya, Meysie. Seperti ditusuk kilat petir kesadaran, wajah Meysie berubah. "Ya ampun... Jangan-jangan kamu naksir Om ku, ya? Sekolah tempatmu kerja kan sebelahan dengan Tokonya Om" Aku tercekat. "Aku naksir? Siapa?" "Luqy! Om ku! Astaga, pantes kamu marah-marah tadi!" Aku membuka mulut, lalu menutupnya lagi. "Dia... Om kamu?" Meysie mengangguk. "Adik Mamaku. Udah tinggal di sini sejak pindah ke kota. Ya ampun, kamu kira aku pacaran sama dia?" Akankan kesempatan kedua itu mereka dapatkan lagi? Sumber Cover by Pinterest

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan