Ketos Menyebalkan

Ketos Menyebalkan

  • WpView
    Reads 881
  • WpVote
    Votes 36
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 6, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Sedari dulu, dari bangku sekolah dasar hingga SMP, aku tidak pernah ada keinginan untuk terjun di dunia ekstrakulikuler ataupun organisasi. Tapi itu berubah saat aku menginjak masa SMA, pilihanku jatuh untuk menjadi anggota OSIS. Di bulan pertama kepengurusan, aku sudah menyesal mengambil keputusan besar itu. Sebenarnya bukan masalah menjadi sekretaris OSIS SMA Gardana, tapi menjadi anggota yang diketuai seorang Adskhan Elzein Athaafham itu benar benar mimpi buruk bagiku. Masalahnya dia itu ketos yang menyebalkan, galak, dan seenaknya. Dan yang paling konyol, saat pemilihan ketua OSIS dulu, aku memilih dia. *** Spiritual - fiksi remaja 1 #rapat (15/08/2023)
All Rights Reserved
#120
menyebalkan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • GHAVARI
  • AULIANAYA [END]
  • LION or NASKARA Sang Pengendali Cerita
  • Istri Rahasia Milik si Ketos|| NARA
  • Raquilla
  • The Phantomic Theatre [USSS]
  • Pacarku Ketua Osis [SUDAH TERBIT]
  • Memo Rasa ✔️ (Part Lengkap)
  • Ketos Galak
  • Santriwati vs Ketua OSIS
GHAVARI

Sejak awal, Ghava tidak pernah membayangkan namanya akan berdiri di depan barisan OSIS, memakai jas hitam dengan logo sekolah di dada. Ia anak yang lebih suka duduk di belakang, bercanda dengan teman, dan pulang tepat waktu untuk sekedar berlatih basket. Semuanya berubah karena satu formulir pendaftaran yang diisi diam-diam oleh temannya. "Biar seru aja Va. Masa OSIS isinya orang itu-itu lagi," ujar temannya kala itu, sembari tertawa dan menyerahkan berkas itu ke panitia tanpa sepengetahuan Ghava. Ghava mengira itu hanya lelucon. Sampai hari pengumuman. Nama Ghava Adimas Praharja tercetak paling atas. Terpilih sebagai Ketua OSIS periode ini. Bukan karena visi misi. Bukan karena pidato yang menggelegar. Tapi karena keisengan temannya yang berujung tanggung jawab besar. Di minggu-minggu pertama, Ghava kewalahan. Rapat yang tak ada habisnya, proposal yang harus dikejar deadline, acara Porsema yang menuntut dia turun langsung sebagai pemain basket sekaligus penanggung jawab supporter. Ghava Adimas praharja benar-benar merasa sial. Karena bagaimanapun juga, pada awalnya dia pun membiarkan saja. Dia yakin, bahwa siswa siswi SMA 28 tidaklah mungkin memilihnya? Namun, kenyataannya membuat Ghava stress sendiri. *** "Mana ada kingkong seganteng gue?" Ghava menyugar rambutnya sok keren yang sontak membuat araf yang berada di sampingnya menjambak rambut pemuda itu. "Sakit bangs*t!!" Umpatnya "Shutt up! Ketua OSIS ngga boleh mengumpat, harus jadi contoh dong buat kita-kita" syaheer menyahut sembari cekikikan, tentunya disusul yang lain. Mereka begitu senang menjahili Ghava yang memang sedikit sensi. "Tai!! setan Lo semua! Keluar aja sana!! Gue ngga butuh teman kayak kalian!" *** "Gue rasa, pertemanan kita sampe sini aja," Ghava berujar, air mukanya menunjukkan keseriusan. "Apa va?? Ngga denger gue?" Syaheer pura-pura melebarkan telinganya. Ghava menghela nafasnya "Kita temenan sampe sini aja" ucapnya lagi dengan suara yang lebih keras.

More details
WpActionLinkContent Guidelines