Story cover for bad home by Shewrlyy6_
bad home
  • WpView
    LECTURAS 108
  • WpVote
    Votos 30
  • WpPart
    Partes 6
  • WpView
    LECTURAS 108
  • WpVote
    Votos 30
  • WpPart
    Partes 6
Continúa, Has publicado ago 08, 2023
Plakk... sebuah tamparan mendarat di pipi mulus Qila. Raut muka yang mulai membara itu membuat gadis yang baru beranjak dewasa termakan api amarahnya. 

"Klo tau bakal kaya gini, Qila ga mau lahir bun..." sambil menangis tersedu-sedu Qila menjauh dari pandangan ibunya.
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir bad home a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#531humoris
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Quizás también te guste
Slide 1 of 9
MY HOPE IS YOU (END) cover
transmigrasi ke raga cowok (Slow Up)  cover
The Secret Stalker cover
Transmigration is poor 21++ cover
JADE cover
Oh My Baby Girl, Im Sorry!!! cover
Tomboy? But I Love You [TAMAT] cover
Bad boy vs cool girl cover
Transmigrasi Bella  [END] cover

MY HOPE IS YOU (END)

50 partes Concluida Contenido adulto

Dia periang tapi tidak senang, dia gembira tapi juga penuh luka. Hanya berbagi kisah bahagia tanpa kesedihan. Menceritakan kasih sayang yang penuh damba. Munafik? menutup kesedihan dengan kebahagiaan? Menunjukkan "Aku kuat aku bisa, ya aku mampu!. Apa jadinya bila semua itu terjadi pada perempuan yang mendiskripsikan dirinya sendiri seperti paragfraf diatas? Dia tidak terlihat bergoyang ketika bagian patahan kayu yang kokoh itu menggores tubuhnya. Masih berdiri tegak menantang siapa lagi yang akan menenggelamkan dia dalam badai ini. Kisah yang akan di bagikan menceritakan tentang bagaimana hidupnya mulai berjalan seiring waktu yang memaikan perasaannya. Rupanya dia tidak sekuat yang dibayangkan. Goresan patahan itu ternyata meninggalkan bekas yang tidak terlihat namun dapat dirasakan. Mulai mencari penompang mencari siapa yang bisa menyanggah tubuhnya berdiri tegak kembali. Siapa seseorang itu yang bisa menyembuhkan lukanya yang ternyata kian melebar. terlalu lama ia pendam sendiri sampai tidak sadar dirinya sudah mulai rapuh dan terkikis. "Kamu? ia kamu, tolong bawa dia kembali rangkul dia sekuat mungkin, lettakan tanganmu didadanya seraya berkata " semua akan baik-baik saja".