A CANVAS

A CANVAS

  • WpView
    Reads 3,429
  • WpVote
    Votes 207
  • WpPart
    Parts 44
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 4, 2025
Kisah seorang seniman wanita yang jatuh cinta untuk pertama kalinya dengan seorang pria yang dia temui tanpa sengaja, di tengah hujan dibawah atap toko buku Di pertemukan dengan orang yang tepat tetapi waktu yang salah. Cinta mereka tumbuh ditengah perang yang berlangsung di dunia. Semua cinta, kesetiaan, rasa sakit, pengabdian, kesedihan, ditumpahkan sang gadis ke sebuah kanvas putih dan membuat sebuah karya abadi tentang mereka. Kisah yang manis dan pahit disaat yang bersamaan bisakah mereka tetap bertahan? "Bisakah kau berjanji padaku?" "Apa itu?" "Jika aku kehilangan akalku, kau akan membawaku kembali kedalam hujan seperti hari itu...bisakah kau berjanji?" "Aku berjanji." "Kau juga harus berjanji bahwa kau akan pulang kembali dengan selamat." "Aku berjanji."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pada Akhirnya, Aku Pulang
  • Langit Tak Bertemu Bumi
  • Solitude | hhj ✓
  • Promise
  • Dandelion [Tamat]
  • KITA YANG HAMPIR SELAMANYA

Almira Rainea menjalani hidup dengan tenang, tapi hatinya menyimpan badai yang tak terlihat. Ia bukan perempuan yang mencari cinta di tempat terang-ia menepi, belajar berdamai dengan luka, dan merangkai harapan dalam sunyi. Tapi semesta punya caranya sendiri untuk mengetuk hati yang telah lama tertutup. Lewat hujan yang datang di saat paling hening, bunga yang mekar tanpa sebab, dan mimpi tentang taman penuh cahaya-kehidupan Almira perlahan berubah. Ini adalah kisah tentang pulang, bukan hanya kepada seseorang, tapi juga kepada diri sendiri. Tentang cinta yang tidak datang dengan gegap gempita, melainkan dengan langkah kecil yang lembut, dan hadir di saat hati sudah siap menerima.

More details
WpActionLinkContent Guidelines