0908
  • WpView
    Reads 316
  • WpVote
    Votes 30
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 26, 2025
Bagaikan dandelion yang terbang bebas meninggalkan tangkainya, namun dapat memberikan kesan yang indah bagi yang merasakannya. kepergianmu yang biasa saja akan menjadi lebih menyakitkan ketika orang disekitarmu merasakan kesan indah yang kau ciptakan. Jika ingin mencari mu diantara bintang-bintang, bintang manakah yang harus di pandang? Dapatkah sajak rindu yang selalu dilantunkan baik dalam setiap tangisan maupun doa sampai ke langit yang menjadi tempatnya dunia lain?
All Rights Reserved
#13
kawairuka
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Chasing A Mirage
  • UNDERTOW || Babymonster-HIATUS
  • ETERNAL NEXUS (EN-BABY)
  • Visual Penggerak Pena [Kumcer]
  • My Eternal Moon [ End ✔️]
  • Puisi 'tuk kau, Yang merindu
  • Sudut Luka Nazea
  • Ajarkan Aku Untuk Mencintaimu
  • Pain of the Slayer
  • Till I Meet You

Bayangannya menari di tepian cakrawala, seolah menantang realitas untuk mengakuinya. Setiap langkah yang diambil, ia menjauh-seperti fatamorgana yang mengundang, namun tak pernah dapat digenggam. Di persimpangan antara kenyataan dan ilusi, aku mengejarnya. Apakah dia nyata, atau hanya bayangan yang dirajut oleh pikiranku sendiri? Seperti Māyā, fatamorgana dari semesta, dia hadir dalam kelam, berbisik di antara desir angin, menggoda kepercayaanku akan dunia yang kukenal. Hatiku adalah Chakra, roda yang berputar dalam ketidakpastian, menginginkannya, merindukannya, tetapi semakin aku mendekat, semakin ia terurai seperti pasir di sela jemari. Apakah dia wujud atau hanya Smriti, kenangan samar yang dipahat oleh waktu? Aku terus berlari dalam lorong-lorong Samsara, mengulang pencarian tanpa akhir. Jika dia hanya ilusi, mengapa jantungku berdegup seakan mengenalnya? Jika dia nyata, mengapa dunia seolah menolak keberadaannya? Mengejar dia adalah mengejar bayanganku sendiri-sebuah misteri yang hanya bisa dipecahkan oleh keberanian untuk bertanya: apakah yang kurasakan ini nyata, atau hanya mimpi yang tak ingin terbangun?

More details
WpActionLinkContent Guidelines