dandelion petals

dandelion petals

  • WpView
    Reads 48
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Oct 9, 2023
Ini hanya cerita gadis kecil dengan pemikirannya yang egois, tentang apa dan siapa serta bagaimana cara ia meraihnya dengan tangannya sendiri, kesalahan yang sudah dari awal tercipta harus ia tanggung sebagai salahnya yang tak memiliki kaitan dengan hukum kuasa sang pencipta, cinta memang membutuhkan kepercayaan, tetapi sifatnya cinta tak abadi jika kita mencintainya tetapi dengan kepercayaan yang berlebihan dapat mengakibatkan pengabaian. Perasaan yang haus akan cinta karena pengabaian membuatnya bertindak terlalu jauh, mungkin karena rasa cinta sendiri sudah cukup sulit bagi yang tak bisa memahami secara benar,memang ikatan rasa cinta bisa saja semakin menambah kesulitan tersendiri bagi yang mendapatkan pengabaian karena rasa cinta yang tak tercukupi. Kesialan itu baru dapat ia sadari kala semua langkah yang sudah tersusun rapih mulai berantarakan karena cinta yang lama ia tak rasakan didapatkannya di penghujung deru nafasnya, meski dari orang asing yang hanya membuatnya nyaman, akankah kisah ini berakhir dengan penghentian langkahnya dalam mempertahankan ego dengan pemikiran individualnya bahwa dunia ini terasa begitu sampah?
All Rights Reserved
#320
adikkakak
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MY HOPE IS YOU (END)
  • My Friend My Love
  • R E T A K  (TAMAT-SUDAH TERBIT)
  • KITA BERBEDA (antara Aku, Kamu, dan Tuhan)
  • Yang Pernah Patah
  • Home Away From Home [FIN]
  • HATI YANG TERPILIH
  • Meneroka Jiwa 2
  • WISHES.

Dia periang tapi tidak senang, dia gembira tapi juga penuh luka. Hanya berbagi kisah bahagia tanpa kesedihan. Menceritakan kasih sayang yang penuh damba. Munafik? menutup kesedihan dengan kebahagiaan? Menunjukkan "Aku kuat aku bisa, ya aku mampu!. Apa jadinya bila semua itu terjadi pada perempuan yang mendiskripsikan dirinya sendiri seperti paragfraf diatas? Dia tidak terlihat bergoyang ketika bagian patahan kayu yang kokoh itu menggores tubuhnya. Masih berdiri tegak menantang siapa lagi yang akan menenggelamkan dia dalam badai ini. Kisah yang akan di bagikan menceritakan tentang bagaimana hidupnya mulai berjalan seiring waktu yang memaikan perasaannya. Rupanya dia tidak sekuat yang dibayangkan. Goresan patahan itu ternyata meninggalkan bekas yang tidak terlihat namun dapat dirasakan. Mulai mencari penompang mencari siapa yang bisa menyanggah tubuhnya berdiri tegak kembali. Siapa seseorang itu yang bisa menyembuhkan lukanya yang ternyata kian melebar. terlalu lama ia pendam sendiri sampai tidak sadar dirinya sudah mulai rapuh dan terkikis. "Kamu? ia kamu, tolong bawa dia kembali rangkul dia sekuat mungkin, lettakan tanganmu didadanya seraya berkata " semua akan baik-baik saja".

More details
WpActionLinkContent Guidelines