Diary Angelina

Diary Angelina

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 11, 2023
Hari itu, hari pertama dimana awal kehancuran dalam hidupku. Aku masih ingat sekali kejadian itu, dan mungkin sampai seterusnya akan selalu mengingat itu. Tadinya aku hanya berharap ini adalah sebuah mimpi. Tapi ternyata, ini bukan mimpi. Hari demi hari, bulan demi bulan, bahkan tahun demi tahun aku lewati dengan penuh air mata. Aku tidak tau harus setegar apa. Tapi melihat ibuku yang jauh lebih kuat, seharusnya aku juga bisa seperti dia bukan? Rasanya sangat sakit sekali, orang yang kita cintai tiba-tiba pergi meninggalkan kita untuk selama-lamanya. Aku selalu merasa menyesal dan berdosa karena tidak ada disampingnya di saat saat terakhir dalam hidupnya. Aku selalu berusaha untuk tidak selalu mengingat kejadian kejadian itu. Tapi, rasanya sulit sekali. Memori itu terlalu membekas di pikiranku. Tuhan.. Bagaimana aku melanjutkan hidupku? Aku sendirian Tuhan. Aku hanya mempunyai ibuku saat ini. Bagaimana jika ibu meninggalkanku juga? Sementara aku belum bisa membahagiakannya. Tolong Tuhan, jangan persulit jalan hidupku. Aku kesepian Tuhan, aku selalu merasa sendiri. Tolong kuatkan aku..
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cerita Tentang Kita
  • Menyerah atau Bertahan?
  • Ketika cinta harus pergi
  • Mencintaimu Dalam Diam     (On Going)
  • SEKASA(SEbuah Kisah terbiASA)
  • Why Do You Love Me [COMPLETED]
  • Konflik Batin
  • BINA

Terkadang kita tak mengerti apa yang sebenarnya di inginkan oleh hati, terkadang sebuah hal kecil dapat membuat kita tersenyum dengan tulus atau bahkan mengingatkan kita tentang sepenggal kisah yang pernah terjadi. Aku mungkin hanya orang biasa yang mempunyai banyak mimpi untuk di wujudkan tapi aku selalu percaya suatu saat hal ini akan menjadi nyata walaupun entah kapan akan terrealisasikan, hanya Tuhan yang tahu. Inilah kisahku aku akan memulainya, baca , dengarkan dan mengertilah ini kisahku tentang sebuah perjalanan perasaan yang terjadi dalam hidupku. Entah ini takdir atau hanya ujian hidup yang harus terus aku jalani. Kadang aku merasa ini begitu menyakitkan ,begitu tak adil. Kadang aku ingin marah tapi dengan siapaa? Disaat aku merasa aku tak sanggup lagi menjalaninya aku akan menangis sekeras-kerasnya agar aku bisa merasa lebih baik, tapi tentu saja hal itu hanya bersifat sementara. Ataukah aku harus lari dari kenyataan hidup yang harus aku jalani? Mungkin dengan begitu hidupku akan lebih baik, tak mungkin semudah itu teman-teman aku ini masih remaja belum punya apa-apa , jajan aja masih minta ortu. Yaahh...apapun yang terjadi kedepannya aku cuman bisa jalani. Hidup ini kan penuh dengan teka-teki dan misteri apapun yang terjadi aku harus terus belajar mensyukurinya.hanya itu yang bisa aku lakukan. Seperti menerima keadaanku sendiri . Yaa keadaanku sendiri , keadaan yang kurang baik , keadaan yang sempat membuat aku menangis sebulan lamanya, keadaan yang membuat duniaku seperti kiamat , seperti waktu berhenti berputar . Entah kenapa ini terjadi bertubi-tubi kepadaku . Yang aku tau saat itu aku jatuh dan merasa ini sudah berakhir. . . . . . . Cerita ini telah aku revisi ulang dari cerita sebelumnya yaa..karna ada beberapa yang harus aku ubah sedikit dan perbaiki karna ada kesalahan teknis. Selamat membaca guys...

More details
WpActionLinkContent Guidelines