RAHASIA YANG TERKUBUR DIBALIK TAWA

RAHASIA YANG TERKUBUR DIBALIK TAWA

  • WpView
    Reads 377
  • WpVote
    Votes 55
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 27, 2024
Di dalam kebahagiaan tawa yang bergema, Tersembunyi luka dalam kesamaran dilema. Seperti jiwa yang merenung di alam pikiran, Kita temukan makna dalam luka yang terkubur dalam sinar matahari. Luka ini, seorang misteri yang dalam, Sebagaimana pemikiran Plato dalam gua yang tersembunyi. Ketika kita tertawa, dunia kita bersinar cerah, Namun luka itu adalah bayang yang selalu terjaga. Seperti Nietzsche, yang bicara tentang kehampaan, Luka-luka itu adalah beban yang berat, dalam kehidupan. Tapi dalam ketidakpastian ini, kita temukan arti sejati, Dalam tawa dan luka, kehidupan pun bersama-sama terpintas. Jadi, biarkanlah tawa kita bergema di dunia ini, Namun jangan lupakan luka yang terkubur dalam hati. Dalam luka yang tersembunyi di balik tawa yang gemilang. IG : faradhianesa
All Rights Reserved
#1
wattpadbook
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sudut Luka Nazea
  • 7 LUKA [COMPLETE]
  • If we can together
  • BELIEVE ME
  • DASAR, LAUT!! [ON GOING]
  • BAM || Betapa Aku Mencintaimu (End)
  • 𝐒𝐞𝐫𝐩𝐢𝐡𝐚𝐧 𝐀𝐬𝐭𝐚𝐦𝐚𝐥𝐚│〚𝐓𝐀𝐌𝐀𝐓〛
  • NEVER CHANGE ME & YOU
  • Rumah Tanpa Jendela (HIATUS)
  • Dalam Kepalanya yang Tak Pernah Hening

"ketakutan terbesar seorang anak adalah perpisahan orang tuanya. Kehilangan mama dan papa sama halnya dengan kehilangan seluruh napas. Enggak ada mama sama papa rasanya sunyi dan hampa, rasanya berkali-kali lipat lebih sakit dari apapun. Dunia juga terasa sudah tidak berarti." ~Queenza Nazea Azalea ˚₊‧꒰ა☁️☁️☁️໒꒱ ‧₊˚ Di ajarkan melangkah, meski tertatih-tatih dan berujung jatuh. Di latih menapaki tangga meski berulang kali terhenti karna lelah. Bagi nazea, hal yang paling menyedihkan adalah ketika dihadapkan dengan kehancuran keluarga. Nazea benci perpisahan. Karena nazea tidak suka di tinggalkan. Nazea benci sendirian, karena nazea kesepian. Namun, apa yang sudah retak, akan tetap pecah. Pada akhirnya, meskipun nazea tidak suka, nazea harus menerima. Ada yang mengangkat tangan tinggi-tinggi seraya menjerit tak sanggup, ada yang menyembunyikan kepedihan sekuat mungkin sembari terus menerus mengulas senyum. Karena hanya diperuntukkan dua pilihan, bertahan atau menyerah? Atau lebih tepatnya, mampukah berdiri di atas ubin keikhlasan? "lagi, dunia kembali mempermainkan hidupku. Namun, sampai kapan?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines