ANDINI
  • WpView
    Reads 655
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 17, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Andini di ajak ketiga sepupunya Shinta, Gema dan David untuk berlibur ke Bali, dalam rangka ulang tahun nya yang ke 18. Andini tidak tau akan hal itu kalau para sepupunya akan memberikan kejutan ulang tahun pada gadis cantik itu. Ke tiga sepupunya sangat susah membujuk papa dan mama gadis manja itu. Karena Andini adalah anak paling bungsu dan cuma satu satunya anak perempuan di keluarga Pratama. Andini sangat polos dan terlalu lugu, tidak banyak berteman dan hanya berdiam dirumah saja. Maka dari itulah orangtuanya sangat menjaga anak gadis mereka itu. Disaat ke tiga sepupunya memberi kejutan ulang tahun ke kamar hotel tempat Andini menginap. Ternyata ada sosok laki laki tampan berwajah keturunan negara asing tanpa atasan sedang rebahan di kasur Andini. Dan tanpa di duga tidak lama kemudian Andini keluar dari kamar mandi memakai piyama handuknya. Ke tiga sepupunya berteriak kaget, dan apa yang terjadi setelah itu????
All Rights Reserved
#100
tampan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Unpredictable Love
  • May I Love You?
  • Terlanjur Resepsi
  • DPD (Tamat)
  • Hold You in My Heart
  • The Perfect Love Story
  • annoying girl vs Good Boy
  • ego dan penyesalan
  • Emotion Love

WARNING: Beberapa chapter terdapat adegan dewasa. Harap lebih bijak dalam membaca. Lili, hanya seorang gadis sederhana yang manis dan pendiam, tidak memiliki riwayat pacaran. Meskipun begitu, ibu nya selalu menyuruhnya untuk segera mendapatkan kekasih. Namun Lili terlalu pemalu, dia sama sekali tidak memiliki keberanian untuk mendekati pria. Dan entah bagaimana, seorang pria mulai mengganggunya. ----------------------------------------- Rendra tertawa kecil, suaranya terdengar berat dan penuh godaan. "Jika kamu yang berinisiatif menciumku, aku akan pergi." Lili menggigit bibirnya, tangannya gemetar hebat. Matanya yang basah oleh air mata menatap Rendra dengan gugup dan takut. Hening sejenak. Napasnya tersengal ketika ia akhirnya mengumpulkan keberanian, mengangkat sedikit tubuhnya, lalu berjinjit untuk mengecup pipi pria itu. Namun, sebelum bibirnya sempat menyentuh kulitnya, Rendra sudah lebih dulu meraih tengkuknya, menariknya erat ke dalam dekapannya. Tanpa memberi kesempatan untuk mundur, ia menuntut lebih menyapu bibirnya dengan ciuman yang panas dan mendalam. Suara Rendra terdengar serak di antara napas yang memburu. "Bagaimana mungkin aku bisa melepaskanmu setelah dirimu sendiri yang memberikannya padaku, hm?" ---------------------------------------

More details
WpActionLinkContent Guidelines