Age of Memories

Age of Memories

  • WpView
    Reads 317
  • WpVote
    Votes 69
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 23, 2023
"Siapa yang tau, mungkin aja suatu saat gue lupa sama lo..." Alea tersenyum hambar. "Awas aja kalau berani lupain gue!" "Kita enggak pernah tau, kapan otak hapus memori kita." jelas Alea. Ratusan file dalam satu folder yang berisi kisahnya, disimpan baik oleh Alea dalam tablet. Baginya penting mengabadikan kenangan berharga. Alea tahu, otak manusia hebat menyimpan banyak memori dalam hidup. Tapi pasti ada kapasitasnya kan? Suatu saat pasti ada memori yang dibuang oleh otak kita. Pertanyaannya, memori apa yang akan dibuang terlebih dahulu? Memori apa yang lebih lama singgah? Bagaimana jika kita belum siap kehilangan memori itu? Usia dari sebuah memori menjadi begitu menakutkan. Apa yang harus kita lakukan saat itu terjadi?
All Rights Reserved
#560
mistery
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sampai Kita Jadian - Love on Repeat
  • Why Do You Love Me [COMPLETED]
  • Memories [Yn & Jaemin]
  • Mémoire
  • walk on memories || Na Jaemin [SELESAI] ✔
  • LEITHLEACH
  • Everything Not Same (Selesai) ✔✔
  • Unforgettable (𝐄𝐍𝐃)

Alea Putri, siswi 17 tahun yang seharusnya disibukkan dengan tugas menumpuk dan urusan drama remaja pada umumnya, justru mendapati dirinya terjebak dalam sesuatu yang sangat aneh. Setiap hari, ia kembali bangun di hari yang sama. Lagi. Dan lagi. Percakapan teman-temannya sudah seperti rekaman yang diputar ulang. Bahkan, ia bisa mengucapkan kalimat Gurunya secara persis sebelum gurunya sendiri sempat mengatakannya. Semua itu terjadi dalam sebuah pola yang tidak pernah meleset Awalnya ia mengira ini hanyalah mimpi aneh yang kebablasan. Sampai ia menemukan sebuah catatan di dalam diary misterius tentang seseorang yang bahkan ia tidak ingat pernah ia sukai. Siapa dia? Apakah ini petunjuk? Apakah orang ini adalah jalan keluarnya? Atau justru ini yang membuatnya terjebak dalam putaran waktu yang tidak ada habisnya? Dengan rencana yang penuh drama, eksperimen yang lebih sering berakhir konyol, serta teori-teori aneh yang selalu gagal total, Alea mulai mencoba memahami misteri ini. Tetapi semakin lama ia terjebak, semakin ia menyadari satu hal-mungkin ini bukan hanya soal mencari sebuah jalan keluar, tetapi juga soal menyadari perasaan yang perlahan tumbuh tanpa disadarinya. Namun ada satu pertanyaan yang terus menghantuinya... Jika akhirnya ia berhasil, apakah nanti seseorang itu masih akan mengingatnya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines