EX - Throwback to the memories

EX - Throwback to the memories

  • WpView
    Reads 122
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadComplete Tue, Jun 10, 2025
Arga menengadah dan ia menggunakan tatapan mata teduhnya untuk melunakkan hati Ariel. "Aku hanya baru sadar kalau aku begitu mencintaimu dan tidak bisa melepaskanmu." "Kau tahu kan aku tidak percaya cinta? Jadi jangan gunakan alasan itu." Balas Ariel ketus. "Aku membutuhkanmu." Ariel mengatupkan rahangnya erat-erat. "Lalu kau di mana saat aku membutuhkanmu?" Tujuh tahun sejak terakhir Ariel Rinjani bertemu dengan Arga Wiratama - pria cinta pertamanya. Ariel sudah hampir bisa menjalani hidupnya dengan normal. Ia sudah baik-baik saja. Namun laki-laki itu kembali muncul dalam hidup Ariel, sebagai atasannya. Ia muncul dan memaksanya kembali menoleh ke belakang. Kembali menatap kenangan yang sangat ingin ia lupakan. Bagi Ariel, Arga adalah pelajaran terpahit dalam hidupnya. Darinya, Ariel belajar untuk tidak pernah mempercayai siapapun. Tuhan sekalipun.
All Rights Reserved
#834
work
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • STILL IM SURE WE LOVE AGAIN
  • Rendra & Lila [END]
  • RINJIN;PERJUANGANKU
  • Ex or New? [REVISI]
  • Soundless Hubby
  • Tak Pernah Punya Harapan
  • Mengejar Kamu
  • Arga ; Repihan Rasa TAMAT (sekuel Arga; Pusaran Sesal
  • #2 The Thing We Can't Explain; RinJin
  • after break up (hiatus)

Mereka bilang cinta sejati dimulai saat dua mata bertemu dan hati saling bicara. Tapi bagaimana jika cinta itu tumbuh bahkan sebelum tatapan pertama? Sebelum genggaman tangan, sebelum tahu wangi tubuh satu sama lain? Aku bertemu dengannya bukan di dunia nyata-bukan di taman sekolah, bukan di perpustakaan, bukan di halte hujan yang romantis seperti dalam film. Tapi lewat suara. Lewat pesan yang datang di malam sunyi, ketika dunia tidur dan hati manusia paling jujur bicara. Namanya Arka. Ia hadir dalam hidupku sebagai suara yang hangat, perhatian yang manis, dan rasa yang perlahan menjalar hingga tak bisa kuabaikan. Kami belum pernah bertemu. Tapi perasaanku padanya nyata-nyata seperti degup jantungku saat membaca pesan darinya, nyata seperti senyum bodohku tiap kali mendengar suaranya memanggil namaku. Namun, cinta yang lahir dari kejauhan juga membawa luka yang sunyi. Ketidakpastian, pertanyaan tanpa jawaban, rindu yang tak bisa dipeluk. Aku menulis kisah ini bukan untuk membuatmu percaya bahwa semua cinta jarak jauh akan berhasil. Tapi untuk menunjukkan bahwa beberapa cinta, meski tak bertahan, akan selalu tinggal di hati. Dan aku masih percaya... Still, I'm sure we love again. - Nayla

More details
WpActionLinkContent Guidelines