Rebirth of evil flower

Rebirth of evil flower

  • WpView
    Reads 364
  • WpVote
    Votes 65
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 16, 2023
꧁𝑩𝒐𝒐𝒌 𝒑𝒆𝒓𝒕𝒂𝒎𝒂 𝟏 ꧂ ____________... 𝘌𝘭𝘰𝘥𝘪𝘦 𝘔𝘢𝘪𝘢 𝘝𝘦𝘴𝘱𝘦𝘳 kini tau apa artinya penyesalan setelah melihat sendiri bagaimana pengorbanan 𝐿𝑢𝑐𝑖𝑎𝑛 𝑅𝑜𝑚𝑒𝑟𝑜 𝑃𝑎𝑛𝑑𝑜𝑟𝑎, pria berstatus sebagai suaminya yang rela menjadikan tubuhnya sebagai tameng dari timah panas yang dilakukan oleh 𝐿𝑢𝑐𝑎 𝑉𝑖𝑡𝑖𝑒𝑙𝑙𝑜. Luca adalah pria yang selama ini Elodie cintai bahkan sampai ke tahap bulol tersebut nyatanya hanya memanfaatkan dirinya sebagai alat balas dendam pada Lucian, pria berwajah dingin dan terkenal sebagai Tirani kejam dibalik layar berita. "Berikan aku kesempatan satu kali lagi untuk membalas semuanya Tuhan, izinkan aku memulainya kembali menjadi seorang Elodie yang baru." ⚠️ 𝐅𝐨𝐥𝐥𝐨𝐰 𝐝𝐚𝐡𝐮𝐥𝐮 𝐬𝐞𝐛𝐞𝐥𝐮𝐦 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐜𝐚!
All Rights Reserved
#857
obsesi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Don't Escape: Look At Me, Your Devil Angel
  • Silent Obsession
  • ANTAGONIS WIFE'S
  • EDELINE [END] [TELAH TERBIT]
  • Dangerous Lust (#Step Sibling Series)
  • You Are My Obsession Baby {End}
  • possessive Alejandro
  • Serafina
  • It's My Destiny

"Merindukanku, sayang?" Suara itu. Senyuman iblis itu. Wajah yang tersenyum seolah tak berdosa yang pria itu tunjukkan membuat hati Renggana mendadak berubah menjadi remah roti yang siap hancur kapan saja. "Ba-bagaimana kau bisa ada disini?" "Itukah kalimat pertamamu untuk suamimu ini sayang? Setelah kau pergi begitu saja 3 tahun yang lalu?" "Kau bukan suamiku!" teriak Renggana emosi. Baginya, pria berwajah bak dewa itu bukanlah suaminya. Dia hanya iblis yang terkurung dalam tubuh manusia. Terdengar suara geraman dari mulut laki-laki tersebut. Rahangnya nampak jelas mengeras hingga otot wajahnya menegang. Gemertak gigi yang saling bergesekan seolah membuat seluruh syaraf tubuh Renggana mendadak mati. Perempuan itu benar-benar ketakutan. "Cukup Nana. Jika kau lanjutkan cara bicaramu yang seperti ini. Akan kupastikan hari ini semua temanmu akan menjadi tunawicara." Pias sudah wajah perempuan yang baru saja menginjak usia 24 tahun tersebut. Wajahnya pucat pasi karena tahu itu semua bukanlah sekadar ancaman saja. Apa yang dikatakan oleh Edzsel pasti akan menjadi kenyataan. "Kemarilah ... dan semua temanmu akan kubiarkan hidup dengan tenang." Tangan lelaki itu terulur kedepan. Menawarkan perlindungan pada istrinya yang masih terlihat ketakutan bahkan walau hanya berdekatan saja dengannya. Renggana masih diam terpaku dan memikirkan bagaimana caranya agar dia bisa selamat dari genggaman pria gila ini. Tapi mengingat nyawa kawan-kawannya menjadi taruhan, tak pelak membuat Renggana memilih untuk menyerah saat ini. Dia berjalan gontai mendekat kepada suaminya, yang kini sedang tersenyum penuh kemenangan sembari menatapnya. Terinspirasi dari lagu "Lily" Alan Walker. Nb: Sudah prnah kujelaskan di story sebelah ya (Kita: Judges), kalau aku itu gk terlalu like sm tipe manipulatif yg tdk terkalahkan. Jd di sini, protagonisnya emang bkn tipe yg diem2 bae di posesifin, oke? Aku gk suka kalau perempuannya lemah.😂 Ya ... dicoba baca dulu lah biar tahu:v Cover by Can

More details
WpActionLinkContent Guidelines