Teteh & Adek

Teteh & Adek

  • WpView
    Reads 33
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 16, 2023
Hawa dan Humaira adalah dua anak shalihah Abi dan Umi. Mereka sejatinya dua anak perempuan dambaan dari kedua orangtuanya. Namun mereka tidak lepas dari perdebatan perdebatan yang membuat Abi dan Umi seringkali kewalahan dan pusing melihat mereka yang nampaknya sangat susah diatur. Terlebih ketika dua anak gadisnya tersebut jatuh hati dan merasakan kasmaran. "Maksud kamu bilang gitu apa humai? Aku ini teteh kamu! Bukan orang lain. Sopan dikit atuh!" "Teteh itu harusnya ngalah, bukannya pengen dingertiin terus. !" "Oh ya? Mentang mentang kamu sakit terus aku gapunya hak buat punya permintaan ke Abi Umi?" Humaira terdiam, agak terkejut dengan apa yang barusan ia dengar. Hatinya seperti tercabik-cabik. "Sakit ini bukan mau Humai" Lalu akankah mereka damai dan menjadi anak Solehah seperti yang diidamkan Abi dan Umi? Bagaimana ya perjalanan mereka untuk menjadi dewasa?
All Rights Reserved
#42
akhwat
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Un Crush! [TERBIT]
  • I Got U, Sis!
  • Humaira Az-zahra
  • TOXIC  || Jihoon x Ruka
  • Ikhtiar Menjemput Cinta [REVISI + END]
  • ALEAGAS [END]
  • Air Mata Cinta Di Teras Surga ( SELESAI )
  • My Story With You
  • Pahala Surgaku✓
  • Suamiku Amnesia (REPOST)

💫[SEQUEL GODAAN SYA'IR ZUBAIR]💫 Hasna jatuh cinta pada pandangan pertama kepada Zidan, sosok dengan wawasan luas yang memikatnya saat seminar kajian ekstrakurikuler keagamaan di sekolah. Sejak saat itu, Hasna terus mencari tahu siapa sebenarnya Zidan-sampai kabar mengejutkan datang Zidan melamar menjadi pengajar di sekolahnya. Kesempatan itu membuat Hasna makin berani, bahkan ugal-ugalan, dalam menyatakan perasaannya. Namun, respons Zidan tetap sama-datar, cuek, seolah tak peduli. Lelah dengan penantian yang tak berbalas, Hasna mulai goyah. Ia meminta pendapat dari sahabatnya sejak lahir, Wafi-satu-satunya orang yang selalu ada untuknya. Tapi jawaban Wafi malah membuat jantungnya berhenti sejenak. "Lo jangan sakitin diri lo sendiri, Na. Kalau Pak Zidan gak mau sama lo ... gue aja yang jadi pacar lo." Di tengah luka, muncul perasaan baru. Lantas, apa yang akan Hasna pilih? Tetap mengejar Zidan atau membuka hati untuk seseorang yang diam-diam mencintainya sejak lama? Start: 28 Mei 2025 Finish: 22 Juni 2025

More details
WpActionLinkContent Guidelines