Perasaan Hati

Perasaan Hati

  • WpView
    Reads 290
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 16, 2015
Kiara Tania Santoso atau sering dipanggil Ara adalah gadis cantik berusia 16th,Ara menyukai seorang pria sejak awal mereka berkenalan di toko buku waktu itu. Pria itu bernama Yohanes Agung Putra atau sebuat saja Anes,pria tampan dan tinggi. Anes adalah seorang mahasiswa jurusan arsitek di sebuah universitas ternama di Jakarta,usia Anes terpaut 3th lebih tua dari Ara. Tapi tanpa disangka ternyata Anes adalah kakak dari musuh Ara sejak SMP,musuh Ara adalah Mutiara kanya Indah Putri seorang gadis kuning langsat yang manis. Bagaimana jadi nya kisah dari Ara dan Anes apakah hubungan mereka akan berlanjut atau akan putus karena Ara tidak mau menjalin hubungan dengan orang yang masih ada hubungan sedarah dengan musuh abadi nya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sebelum Langit Surup [Completed✓] [Proses Revisi]
  • KAIRA (on going)
  • Kanaya dan Arkana
  • Love Friend
  • Vio.la
  • NATHAdeKOKO
  • Oranye Di Langit Senja
  • With You Adrian
  • ALFHASSA

Arka Mahendra, murid SMK jurusan mesin dengan wajah tampan, rambut awut-awutan, dan reputasi sebagai jagoan tawuran. Hidup baginya adalah medan perang, tempat di mana adrenalin jadi mata uang utama dan logika sering ditinggal di rumah. Agiswara, mahasiswi tingkat empat yang bekerja sambil kuliah. Tubuhnya mungil, tapi pikirannya tajam dan terstruktur. Hidup adalah daftar to-do yang harus ditandai satu per satu, dan kekacauan bukan bagian dari rencananya. Dua dunia yang tak saling bersinggungan-sampai suatu malam, Agi pulang kerja lewat gang sempit dan mendapati seorang anak muda dipukuli preman. Meski logikanya menjerit untuk menjauh, nuraninya melangkah maju. Ia menolong. Dan anak itu Arka. Pertemuan yang tak disengaja menjadi awal dari benturan dua kutub kehidupan. Dari candaan receh hingga debat penuh sarkas. Dari kesal jadi peduli. Dari sekadar antar-jemput jadi hal yang lebih sulit dijelaskan. Namun, ketika masa lalu ikut campur dan luka lama kembali terbuka, bisakah dua jiwa yang saling bertolak belakang tetap melangkah beriringan? Sebab tak semua cerita butuh janji manis. Kadang, cukup seseorang yang hadir sebelum langit benar-benar surup.

More details
WpActionLinkContent Guidelines