Hope This Message Finds You Well

Hope This Message Finds You Well

  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadComplete Wed, Aug 16, 2023
Aditya pulang setelah mengikuti proyek penelitian di hutan. Saat menunggu pesawat di ruang tunggu, terdengar pengumuman penundaan penerbangan. Aditya menyalakan hapenya. Kemudian ia membuka pesan-pesan yang belum sempat dibalas. Pesan-pesan berisi kesalahpahaman, luapan keluh kesah, pertanyaan tentang masa depan, dan kegembiraan yang terlewatkan membanjiri. Sudah waktunya untuk membalas semua pesan itu.
All Rights Reserved
#302
newadult
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hujan dan Sebuket Dandelion
  • ALANA : A Stepmother's Journey to Love [ TELAH TERBIT ]
  • Pandora Boss
  • DURI TERLINDUNG
  • Copycat [END]
  • No Escape from You
  • Penantian Panjang
  • MetamorfoSoul
  • Allya Theo Perjodohan? [On Going♡]

Ini tentang keluarga. Juga tentang hujan yang indah. Seperti halnya Naradra Carolina Abastra. Penyuka kaos oversize juga celana training yang sedikit kepanjangan. Gadis biasa-biasa saja dengan rambut panjangnya yang tergerai bebas. Ketika rintik-rintik hujan saling berjatuhan hingga berubah deras. Dia selalu ada untuk melihatnya menyambut bumi. Menciptakan suara melodi yang indah, dibalik awan gelap. Begitu juga dengan bunga dandelion, indah dengan caranya sendiri. Terbang bebas tanpa takut terlihat berbeda. Karena itu Nara suka dengan keduanya. Namun kekakuannya hanya satu, yakni seorang Damantara Gusti Pangestu. Lelaki dengan rambut kecoklatan dan kacamata bulat yang bertengger sempurna menghiasi wajahnya. Bukan laki-laki culun juga berandal. Gusti selalu berhasil menjungkir balikkan hatinya. Dengan mata hitamnya yang memikat. Sayangnya, dia bergerak untuk sebuah rahasia kelam. Namun, jika waktu terus mengikis rahasia yang selama ini mereka tutup. Apakah Tuhan masih memberi kesempatan untuk bersama? Atau justru mereka sendiri yang akan pergi, meninggalkan jejak yang kian dalam? __________________________________________________ Gusti menghela napas. "Mau tau sesuatu?" matanya menatapku begitu serius. "Sesuatu?" Laki-laki itu mengangguk. "Tentang semua ini, yang mungkin buat lo risi?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines