Semestaku, Afan [END]

Semestaku, Afan [END]

  • WpView
    LECTURAS 1,181
  • WpVote
    Votos 311
  • WpPart
    Partes 28
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, sep 13, 2023
WpInfo
Ficción
Romance
Cinta merupakan hal yang paling indah jika kita bisa bersama orang yang kita inginkan, tetapi semuanya tidak semudah membolak-balikan telapak tangan. Eca tidak bisa mendapat cinta yang dia inginkan dari pujaan hatinya, sekuat apapun usahanya, tetap saja lelaki itu akan berpaling dari dirinya. Pada akhirnya, Eca harus merelakan dia bahagia dengan pilihannya walaupun dia harus menahan sakit hati yang tak berujung, dia harus tetap mengikhlaskan apapun yang terjadi. Dalam lubuk hati terdalam, dia hanya ingin pujaan hatinya bisa merasakan segala doa baik yang Eca panjatkan. Happy reading all !
Todos los derechos reservados
#546
pensi
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Sebuah Kata yang Tertulis [TERBIT]
  • Kamu dan Kota Bandung [ Sudah Terbit √ ]
  • [ TERBIT ] NAMA HUBUNGAN TERAKHIR KITA
  • Dear Ino
  • PLOT TWIST (Ditaksir Gelandangan Tajir)
  • Pelukan Terakhir Ayah [Terbit]
  • (COMPLETE) UAJC Tiara Baron ( Untuk Apa Jatuh Cinta )
  • DALAM DETAK (SELESAI)

Sebuah kata yang tertulis akan menjadi deretan kalimat yang setiap barisnya memiliki makna dan suasana yang berbeda, dalam setiap paragrafnya terdapat sebuah nama yang akan abadi menjadi sebuah kisah yang panjang. " Gue sayang sama dia, tapi gue juga benci sama dia." Drianka Bumarta " Mau seberapapun lo benci sama gue, tapi tetep aja lo hanya bisa pulang ke gue." Chyara Bumarta Ego dan rasa gengsi yang tinggi membuat dua orang yang ternyata secara diam diam saling melindungi itu terus saja bertengkar. Konflik diantara keduanya membuat jarak seakan semakin menjauh. " Seharusnya, lo ilangin rasa gengsi dan ego lo, melawan lebih baik dari pada lo terus terusan berdiam diri kaya pengecut." " Lo tau sendirikan? kalau gue benci sama dia." " Tapi lo sayang sama dia kan? lo kaga mau dia kenapa - kenapa, tapi dengan sikap dan perilaku lo yang kaya gini justru buat dia kenapa - napa, secara mental, batin, dan fisiknya." " Karena gue berhak dan orang asing kaya lo kaga usah ikut campur." " Jelas karena gue harus ikut campur, gue lebih pantes di sebut abang yang baik dari pada lo abang kandung yang kaya titisan setan." " Lama - lama gue bunuh lo Rakasya!!" " Silahkan, tapi sebelum itu izinkan gue buat bunuh lo terlebih dahulu okey?"

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido