GEMA MEMBIRU

GEMA MEMBIRU

  • WpView
    Reads 11,404
  • WpVote
    Votes 711
  • WpPart
    Parts 23
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 20, 2026
Jika saja Dega bisa memilih, mungkin ia akan memilih untuk tidak dilahirkan menjadi seorang Radega Juanda. Karena menjadi Dega itu berat. Ia harus memiliki mental dan hati yang kuat. Jika tidak, dia sendiri yang akan tersesat. Sejak kecil yang Dega rasa hanya luka tanpa adanya bahagia. Karena orang-orang bilang hadirnya adalah bencana. Tapi apakah itu cukup untuk menjadi alasan meraka untuk menyakitinya yang tidak tahu apa-apa? Dega selalu berpikir kapan saatnya ia bisa pergi dari dunia. Kapan saatnya bisa mengecap bahagia tanpa lontaran kata yang menyakitinya. Dan Dega selalu menunggu hari itu tiba menjemputnya. Tapi, selalu ada peran tuan muda yang memintanya untuk tidak menyerah. Masih ada Rezaffa yang menjadikanya alasan untuk tetap bertahan di dunia yang membuat lelah. Dan karena Rezaffa, Radega masih ada di dunia. Memilih menetap sebagai alasan Rezaffa menyambangi tawa. Namun jika Rezaffa sudah tak menjadikannya alasan, Radega tidak bisa berjanji bahwa hadirnya masih bisa terlihat lagi. <=><=><=><=><=> peringkat cerita : #10 in angst (19 des 23) #6 in brothership (7 jan 26)
All Rights Reserved
#349
gyuvin
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sayap pelindung Raka
  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • 𝟗𝟎% 𝐋𝐮𝐤𝐚 [𝐎𝐧 𝐆𝐨𝐢𝐧𝐠]
  • Hujan
  • Deberìa Redirme? (End)
  • Nugraha Sabian [END]
  • Jingga's Life
  • Different (END)
  • A Place Where the Sun Hides
  • BLOOMING [END]

Ketika semesta seolah menantang, ketika dunia berpaling dari pandangan hingga bahkan keluarga pun tak dapat diandalkan. Raka. Seorang bocah kecil yang sendirian dan dirinya diberkati dengan tubuh spesial, hanya diberi bekal sedikit pengetahuan. Dan Reza yang menjadi malaikat pelindung Raka, yang menerangi jalannya, juga menemani di setiap langkahnya. "Kakak... Aku takut..." "Tenang, kakak disini, gak akan kakak biarkan siapapun ngambil kamu dari kakak..." ⚠️Karya ini ori dan dilarang menjiplak⚠️

More details
WpActionLinkContent Guidelines