We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
MENCARI MUSIM SEMI

MENCARI MUSIM SEMI

  • WpView
    Reads 20
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 25, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Rasa sesak itu semakin terasa, ritme nafasnya tidak beraturan, pikirannya kacau tanpa bisa dia kendalikan. Dia melirik jam dinding di kamarnya, pukul empat sore. Kejadian yang berusaha dia ingat tapi tidak mampu. Dia lagi-lagi menenangkan diri, berusaha tenang dengan susah payah. "Atas nama nona Nilan Santika," suara perempuan dari pengeras suara itu menggema di dalam ruangan. Lantas Nilan bangun dari tempat duduknya berjalan menuju meja setinggi dadanya, mendengarkan apoteker itu menjelaskan obat satu demi satu. Nilan mengangguk, tanpa menyela, dia sangat paham, terlalu khatam dengan segala jenis obat di depannya. Setelah apoteker selesai menjelaskan, Nilan mengucapkan terima kasih dan beranjak, pergi menuju parkiran motor untuk pulang. Note: Terinspirasi dari kisah nyata
All Rights Reserved
#486
kisahhidup
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mengulang Waktu
  • [END] When the Stars are Tired
  • Dalam Diam | Hiatus
  • 00.07 WIB [SELESAI]
  • Our Destiny (sedang dalam revisi)
  • Rumah Sepasang Luka ✓
  • Sefrekuensi {ON GOING}
  • Pelukan Laut Untuk Aluna (ON GOING)
  • Scarla
  • Pacaran Sama... Dokter Cuek! (Selesai)

"Aku suka sama kamu, Mas." Pernyataan rasa sukaku pada Mas Kala saat itu membuatnya menjauhiku. Mungkin, Mas Kala sudah menanggapku sebagai adiknya karena kami adalah tetangga. Kebetulan, karena aku juga sudah dianggap sebagai anak bagi orang tua Mas Kala, jadinya saat aku menyatakan rasaku, ia sangat terkejut. "Sepertinya kamu kurang bergaul dengan teman-temanmu, Fif. Mulai sekarang, biasakan bergaul dengan mereka dan tolong jauhi Mas." Setelah kejadian itu, tidak ada lagi pertemuan yang begitu hangat antara aku dan Mas Kala. Semuanya berubah. Bahkan Mas Kala juga tidak pernah menyapaku saat kami bertemu. - Start: 31 Desember 2024

More details
WpActionLinkContent Guidelines