Saudara Itu?

Saudara Itu?

  • WpView
    Reads 74
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Nov 13, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Cerita ini bukan hanya berisi tentang kehidupan saya, tetapi juga kakak saya, Arsan. Dia orang yang selalu mendukung saya kapanpun dan dimanapun, namun terkadang ingin sekali saya buang ke rawa-rawa. Kami hanya berbeda satu tahun, dan sekolah kami selalu sama dalam kurun waktu 14 tahun meskipun kami berbeda tingkat. Sejak saya duduk di bangku SMP, saya tak berniat memamerkan Arsan sebagai kakak saya meskipun dia disukai banyak orang. Tapi pada suatu waktu, status saudara kami akhirnya bocor, dan saya secara terpaksa harus beradaptasi dengan kepopuleran kakak saya yang sebenarnya sudah saya dapat sejak masih sekolah dasar. Penasaran dengan kisah persaudaraan kami?
All Rights Reserved
#4
arsan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DANADYAKSA
  • hopefully (TERBIT)
  • Adek Abang || END
  • New Life (Anderson Family) [ON GOING]
  • M E M O R Y  (On Going)
  • ALRIN
  • Wrong choice
  • Constellations From The Room
  • When We Were Young [Tamat]

Danadyaksa adalah laki-laki dengan hidup yang sangat sederhana. Cibiran dan hinaan sering didapatkannya dari teman-teman satu sekolahnya terutama perempuan karena menggunakan sepeda motor beat berwarna hitam setiap berangkat sekolah. Orang tuanya meninggal ketika ia masih duduk di bangku SMP, meninggalkan dua orang adik yang harus Aksa hidupi. Menjadi Ayah, Ibu sekaligus kakak di usianya yang begitu belia bukanlah hal yang mudah. Aksa mulai bekerja semenjak orang tuanya meninggal untuk memenuhi kebutuhannya serta kedua adiknya yang masih kecil. Menjadi kuli bangunan, penjaga toko, pelayan restoran dan berbagai pekerjaan serabutan lainnya Aksa lakukan. Aksa pernah berkata: "Nggak papa gue nggak punya masa depan yang terjamin, tapi adek-adek gue harus punya masa depan. Harus jadi orang besar." Aksa tidak pernah memikirkan perihal cinta. Yang ia pikirkan hanyalah adik-adiknya. Bagaimana masa depan adiknya, bagaimana mendidik adiknya dengan baik dan bagaimana adiknya bisa menikmati hidup seperti anak lainnya yang penuh kebahagiaan dari keluarga. Namun, Aksa mulai tertarik dengan cinta semenjak ia mulai mengenal Alsava. Gadis yang dikenalnya sejak insiden Aksa yang tanpa sengaja menginjak kacamata Alsava. Tapi rasanya sangat tidak mungkin untuk memiliki Alsava yang latar belakang ekonominya sangat jauh beda dengan dirinya. Apakah mereka bisa bersama? Mungkin. Atau justru, tidak akan pernah bersama. ** "Sa, gue boleh suka sama lo, nggak?" "Tunggu gue sukses." ** "Gue kalo mau suka sama Alsava juga harus sadar diri. Gue orang nggak punya. Beda sama dia." ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines