"Good Game"

"Good Game"

  • WpView
    Reads 49
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 19, 2025
AKUR bukanlah kata yang cocok untuk mendeskripsikan kelas 12-4. Mereka berdebat, berkelahi, anak laki-laki membentak, dan anak perempuan menangis. Mereka seakan-akan diklasifikasikan dalam dua kelompok. Anak-anak laki-laki akan berteman dekat dengan anak laki-laki, dan anak-anak perempuan akan berteman dekat dengan anak perempuan. Bagaimana dengan hubungan antara anak-anak perempuan dan anak-anak laki-laki? Ya, bertengkar. Anak-anak perempuan terlalu manja. Itu kata anak-anak laki-laki. Anak-anak laki-laki terlalu egois. Dan itu penuturan dari tujuh belas orang di kelas 12-4 yang merupakan bagian dari ras terkuat di muka bumi. Opini tentang kelas mereka yang terlihat kompak dan membuat kelas-kelas lain iri hanya akan berhenti di depan pintu kelas lalu hilang terbawa angin, tidak ada yang mengizinkannya untuk merasuki otak mereka. Sejak kelas 10 mereka lebih terkenal sebagai kelas pembuat onar, bukan kelas dengan solidaritas tinggi. Para penghuni kelas 12-4 sudah terbiasa dan sudah tidak peduli lagi jika mereka mungkin tidak akan pernah bisa kompak seperti kelas 12-3. Dan mungkin tidak akan pernah bisa kompak sampai mereka lulus. Namun, ada satu siswa yang masih belum bisa menerimanya. Dia masih berharap agar kelas mereka bisa kompak seperti 12-3 atau kelas-kelas yang lain hingga tanpa sadar lisannya melambungkan suatu pengharapan yang membuat mereka sekelas terjebak dalam sebuah situasi rumit yang mengharuskan mereka untuk membentuk kekompakkan yang tak tergoyahkan, atau resiko yang sangat besar akan datang menghampiri. Sebuah permainan yang tidak dapat dimenangkan seorang diri, atau mungkin memang tidak ada pemenangnya. Selamat membaca dan ingatlah untuk selalu pulang dari sekolah sebelum senja tiba!
All Rights Reserved
#444
game
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DEVIAN [END]
  • My Friend and My Bestfriend
  • S Class[On Going]
  • No Longer Mate
  • Queen of High School
  • Kelas A [End]
  • A Class? or A Home?
  • Lonceng Akhir yang Tak Pernah Berbunyi [TERBIT]
  • 27 PER 7

Mereka yang dipertemuakan dengan tidak sengaja,terbiasa karena keadaan,merasa nyaman karena perhatian,merasa bahagia karena kebersamaan,dan berjuang terus karena kesetiaan. Singkat cerita,ini adalah kisah seorang dua remaja yang saling mencintai sejak pertama mereka bertemu.Awalnya,mereka mengira itu hanya sebuah perasaan kagum atau mungkin obsesi.Hingga suatu saat mereka sadar dengan apa yang mereka rasakan. Note→tidak hanya kisah cinta dari kedua remaja tapi,cerita ini juga berisi tentang persahabatan² di masa-masa mereka SMA.Keluarga,Persahabatan,Percintaan menjadi satu. ⚠️Gaada unsur plagiat,apabila ada nama sama alur yang sama itu hanya ketidak sengajaan.🐬 Ide muncul dari pikiran aku sendiri--ada juga dari temen² ^_^ «tanpa disengaja» Kalo habis baca selalu sempatin buat pencet ★ ya temen²🧚 Semangat author tergantung semangat kalian vote sama komen!!🔥 Gamau maksa kalian buat baca,kalo nggak suka ya nggak papa because,SELERA ORANG ITU BERBEDA-BEDA:) HAPPY READING!!🦋 @ Copyright by Lalaa

More details
WpActionLinkContent Guidelines