Chasing the Destiny

Chasing the Destiny

  • WpView
    Reads 32
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 30, 2023
Pengabdian adalah bentuk cinta paling kuat. Tak peduli selama atau sejauh apapun angin membawa kita. Selama kita saling mengabdi akan satu sama lain, kita akan terus bersama. Ada orang mengatakan bahwa setiap manusia sudah saling di pasangkan dan diikat dengan benang merah tak terlihat. Benang itu mungkin tersangkut di suatu tempat atau bahkan kusut, tapi benang itu taakan putus. Hal ini membuktikan bahwa cinta sejati tidak akan bisa di curi, bahkan oleh waktu sekalipun. Marilah menari diatas portal waktu bersama dan menikmati setiap ketukan detiknya sampai kita bertemu lagi. -Takashi Fumiya Cinta, satu hal umum namun berpengertian abstrak. Setiap orang memiliki pemikiran masing-masing untuk mendefinisikan kata sederhana ini. Aku sebenarnya tak terlalu peduli tentang itu, sampai dia datang dan membuka mataku. Dia memperluas pikiranku hingga aku berakhir terbuai dengan berbagai tafsiran di dalamnya. Di dalam keterbuaian aku mulai menerka, ini kah cinta?. Saat ini pun aku masih tersesat di hutan berisi berjuta tafsiran mengenai makna cinta. Hipotesis ku saat ini adalah, cinta itu suatu hal yang bisa kita rasakan namun rumit di jelaskan. Maka dari itu kita harus belajar menghargainya. Aku menghargai setiap kenanganya, dan aku mencintainya. Aku tak ingin pergi dari ketersesatan ini, rasanya sungguh candu. -Haruto Watanabe
All Rights Reserved
#21
darkacademia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DENTING  [Revisi]
  • Kaisar, Tolong Abaikan Saya! [END]
  • DikaRanggi
  • 𝐎𝐁𝐒𝐄𝐒𝐒𝐈𝐎𝐍 [ 𝚂𝚕𝚘𝚠 𝚄𝚙𝚍𝚊𝚝𝚎 ]
  • FRIENDzone (Completed)
  • ALONENESS
  • Dua Cinta (Our Promise)
  • F E E L I N G ✔✔✔ [Lanjut; Feeling 2]

Kebersamaan dapat membuka celah dihati seiring berjalannya waktu. Berada disampingmu itu sebuah kenyamanan bagiku. Kamu yang selalu sabar, kamu yang menantiku, kamu yang bertahan disaat aku juga sedang bertahan untuk orang lain. Hingga orang yang aku perjuangkan ternyata mengecewakan. Tapi aku sadar, betapa hati ini kosong. Kau pergi membawa hatiku tanpa membawa diriku. Hatiku dibawa olehmu, aku tak dapat merasakan apapun selain kehangatan jiwamu. Namun, kamu pergi tanpa sempat memberi hatimu, Juga kau biarkan hatiku terkurung disana. Aku jatuh hati padamu. Sedangkan kamu terlalu mudah menjatuhkan hatiku. Kamu melupakanku, menjauhiku. Dan aku hanya bisa diam, menyadari semuanya berjalan menjauh tanpa bisa berbuat apa-apa. Karena ku rasa ini sudah sepantasnya aku dapatkan, mengingat dulu aku-lah yang lebih banyak menyakitimu. Dan itu seperti bomerang, kembali menyerang balik diriku. Aku tak dapat mencegahmu pergi. Dan kamu, diam-diam menjemput perempuan masa lalumu. Namun, aku terlalu bodoh untuk mengetahui perasaan orang macam kamu. Yang aku tahu, cinta itu mudah. Dan ternyata aku salah. Bahkan, aku salah telah memilih orang. ----- Note: Hargai tulisan karena menulis butuh pemikiran, waktu, dan imajinasi yang tak semudah saat membacanya saja. Dan lapor ya, kalo kalian menemukan cerita yang sama seperti ini, makasih ☺

More details
WpActionLinkContent Guidelines