Villain world

Villain world

  • WpView
    Membaca 64
  • WpVote
    Vote 3
  • WpPart
    Bab 4
WpMetadataReadDewasaLengkap Sel, Mar 10, 2026
WpInfo
Fiksi
Fantasi
Di balik bayangan hutan yang gelap, rahasia besar sedang tersembunyi. Seorang anak laki-laki bernama Shanku tumbuh tanpa mengetahui bahwa darah yang mengalir di tubuhnya adalah sesuatu yang tidak boleh ada di dunia ini. Ketika para pemimpin ras-manusia, elf, demon, dan lainnya-mulai berkumpul untuk menentukan masa depan dunia, sebuah rahasia lama kembali muncul ke permukaan. Dan tanpa mereka sadari... pusat dari semua konflik itu adalah seorang pemuda yang bahkan belum memahami kekuatannya sendiri.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Ibu Tiri Menolak Mati di Kehidupan ke-7
  • A Family of Villains
  • I'm the male lead's wife? [TERBIT!]
  • The Mad Marchioness of Obsidia
  • Transmigrasi: The Villain's Stepmother
  • Aveline Beyond Her Fate
  • Sin of The Villainess
  • Rumah Untuk Sang Tiran
  • AS : The Side Character's Rebirth
  • The Adiputra Family

Enam kali mati dibunuh tepat di usia 22 tahun. Di kehidupan ketujuh, Ravenna menolak menjadi mangsa. Sebagai seorang mantan pendidik, Ravenna tahu cara terbaik menghukum orang bodoh bukanlah dengan air mata, melainkan dengan merampas apa yang paling mereka hargai. Maka, ia membatalkan pertunangannya dengan Putra Mahkota secara elegan, mengosongkan brankas ayahnya, dan menyerahkan diri kepada pria paling berbahaya di benua itu-Grand Duke Alaric von Blackwood, sang Monster Utara. Tawarannya sangat sederhana: "Jadikan aku istri kontrak selama lima tahun. Aku akan mendidik dua anakmu dan menjadi perisai politik dari hukum Istana. Setelah anak-anakmu aman, ceraikan aku dengan pesangon emas." Bagi Ravenna, ini hanyalah transaksi bisnis. Ia hanya ingin selamat dari maut dan pensiun dengan tenang. Namun, logika dan rencananya gagal meramalkan satu hal... Dua anak tiri yang konon 'monster' itu kini menangis memeluk kakinya, enggan dilepaskan. Sementara sang Grand Duke yang terkenal berhati beku? Pria itu menatap Ravenna dengan sorot posesif yang menggelapkan akal sehat. "Kau yang memulai permainan ini, Istriku. Jangan harap aku akan melepaskan apa yang sudah menjadi milikku."

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan