Mencoba Ikhlas

Mencoba Ikhlas

  • WpView
    Reads 22
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Sep 19, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
"Aku muak, Mas! aku ingi kita berpisah!" murka Risa, emosinya meledak tak bisa di bendung lagi setelah memergoki suaminya berselingkuh untuk yang kesekian kalinya. "Maafkan aku, Dek! aku hilaf. Beri aku kesempatana lagi, aku janji ini yang terakhir kalinya!" Bayu berlutut dan memohon kepada sang istri agar tidak meninggalkan dirinya. Kesalahan yang telah ia buat memang sangat fatal, bahkan sudah berulang kali pula Riska memaafkannya tapi kebiasan itu tak bisa ia hilangkan dengan mudah. "Maaf kan aku, Mas! Aku gak bisa! kita akan bertemu di pengadilan." Risa keluar dari rumah dengan membawa tas yang berisi semua barang yang ia miliki. Baginya cukup sudah ia memaafakan Bayu selama ini, akan tetapi laki-laki itu masih saja terus mengulanginya lagi dan lagi. Di selingkuhi berulang kali membuat Risa putus asa dan memilih pergi dari rumah untuk mendapatkan kehidupan lebih baik lagi. Tapi sayang, semuanya berubah setelah ia kembali bertemu dengan mantan sewaktu sekolah dulu.
All Rights Reserved
#444
hamil
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ARSENIO (END)
  • Aruna (Terjerat Cinta Dan Benci)
  • As Possible
  • Karena Aku tak Cantik Lagi (Complete✓) Revisi
  • Takdir Cinta yang Tersurat (TAMAT)
  • Langkah baru bersama mu
  • Kesempatan Kedua
  • Angkasa Membenci Hujan (Masih Lengkap-END)
  • LimMit! (Sudah Revisi)

FOLLOW DULU SEBELUM BACA!❗ "Lo dan gue cuma di jodohin! Jadi, lo enggak usah berharap lebih! Karena gue cintanya sama Nayla, bukan lo!" "Aku tau itu!" Cinta segitiga sama suami sendiri? Bagaimana itu? Suaminya mencintai gadis lain, dan dia mencintai suaminya. Akankah pernikahan seperti itu akan bertahan? Atau justru hancur dan tak terselamatkan? "Penyesalan itu ada di belakang, bukan di depan." Note: Yok gais langsung baca biar enggak penasaran! - Arsenio Laksh Taksa - Naura Deana Clementine

More details
WpActionLinkContent Guidelines