Elicpse || Gerhana & Luna

Elicpse || Gerhana & Luna

  • WpView
    Reads 26
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Sep 29, 2023
Terkadang dunia itu tidak adil ya? Aku termasuk orang yang tak beruntung. Semua orang pasti mempunyai keluarga? ya, akupun juga punya. Namun keluargaku tak seperti keluarga lainnya. Aku akui, diriku memang pintar karena usaha. Usaha tersebut bukan karena kemauan ku sendiri, melainkan hasil paksaan dari seseorang yang tak pantas kusebut papa. Sampai takdir mempertemukan ku dengan seseorang yang bisa kusebut sebagai rumah ku. Aku sangat mencintainya sampai aku tak ingin kehilangan dirinya. Namun, semesta berkata lain aku dan dia tidak diijinkan bersama. Apakah ini yang disebut adil?? Dear Gerhana "Cinta memang tak harus memiliki tapi kesadaran manusia yang hilang saat jatuh cinta membuat hal itu serasa sulit. Dia juga bukan milikku. Aku hanya dititipi Tuhan. Dan aku sudah berjanji denganNya." Dear Luna "Cinta tak harus memiliki dan mencintai bukanlah menguasai. Biarlah aku mencintai dengan caraku sendiri." 🌬 Beberapa bagian cerita ini berdasarkan pengalaman pribadi author. Mohon maaf jika ada kesamaan karena pada dasarnya saya juga tidak tau. Karena saya menulis apa yang ada dalam imajinasi saya. Author kita ini adalah seorang Infp :D Disarankan mengikuti cerita ini dari awal hingga akhir agak tidak bingung yh teman. Gerhana dan Luna bakal bikin kalian galau se galau galau nya. Support second story ku yaa :)) Biar semangat nulis dan update chapter barunya, ehehe. Sayang kalian banyak banyak 💗💗 Author, Moonlights
All Rights Reserved
#32
fictional
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cahaya [COMPLETED]
  • OUR PROMISE
  • GERHANA [SUDAH TERBIT]
  • Kelas A [End]
  • Bitter Scar
  • ANTARES
  • Nayara [ TERBIT ]
  • My Friend and My Bestfriend
  • Strong Girl Michella (END)

⚠️PERINGATAN!⚠️ CERITA INI DIBUAT SAAT AUTHOR BELUM MEMAHAMI BETUL BAGAIMANA KAIDAH PENULISAN NOVEL YANG BAIK. JADI BAGI KALIAN YG TETAP INGIN MEMBACA, HARUS SIAP MENGHADAPI BANYAK KECACATAN DI DALAMNYA. MOHON KRITIK DAN SARANNYA. SEKIAN. TERIMA KASIH. --- Dunia itu indah. Dunia itu menyenangkan. Setidaknya dua hal itu yang dapat aku yakini tentang dunia, beberapa tahun silam. Sampai suatu tragedi yang tak diinginkan terjadi, aku harus dijauhkan dari dunia itu. Terus dijauhkan. Sejauh-jauhnya. Bunda juga selalu berusaha menanamkan keyakinannya bahwa dunia itu kejam, dunia itu berbahaya. Ia terus mengingatkan tentang ini dan itu, tentang hal yang menurutnya akan mampu membuat keyakinanku goyah. Aku, dengan segala keterbatasanku sekarang, percaya, dunia tidaklah kejam. Ayahku juga pernah bilang : Jikalau dunia memang kejam, kenapa tidak dari dulu manusia dibinasakan? Kejam, bukan? Tapi kenyataannya apa? Masih banyak manusia hidup bahagia di luar sana. Masih banyak cinta-cinta bertebaran di setiap detiknya. Dari sana aku semakin yakin, akan ada banyak sekali hal yang bisa aku ambil dari luasnya dunia. Aku ingin sekali keluar. Aku ingin melihat dunia lebih detail, dunia yang telah tersia-siakan sejak tiga tahun terakhir. Dan jika aku sungguh bisa terbang bebas melihatnya, maka izinkan aku, Cahaya Aldebaran, gadis tunawicara ini membagikan kisahku pada kalian. Boleh, kan? Start at June, 25th 2018

More details
WpActionLinkContent Guidelines